Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Jember, Hingga Bali Terasa Getarannya

oleh -8 Dilihat
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Jember, Hingga Bali Terasa Getarannya

KabarDermayu.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa sore. Peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 15.39 WIB. Lokasinya berada di wilayah tenggara Jember, Jawa Timur.

Analisis BMKG memperbarui data gempa menjadi magnitudo 4,8. Episenter gempa terletak pada koordinat 9,07 derajat Lintang Selatan dan 113,82 derajat Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada di laut, sekitar 99 kilometer arah tenggara Jember, dengan kedalaman 14 kilometer.

Ricko menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini termasuk jenis gempa bumi dangkal. Hal ini disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng.

Mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan geser pada batuan. Hal ini yang menyebabkan terjadinya guncangan.

Guncangan gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang berbeda. Di Jember, intensitasnya mencapai skala IV MMI. Sementara itu, Banyuwangi merasakan getaran dengan skala III-IV MMI.

Daerah lain seperti Bondowoso, Kuta, Kuta Selatan, dan Malang juga merasakan getaran dengan skala III MMI. Denpasar merasakan intensitas II-III MMI, dan Blitar serta Trenggalek merasakan intensitas II MMI.

BMKG memastikan bahwa berdasarkan pemodelan yang dilakukan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Hingga pukul 15.55 WIB, hasil pemantauan BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Situasi dilaporkan kondusif setelah gempa utama.

Di salah satu perumahan di Jember, sejumlah warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah. Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh mereka.

Baca juga: TikTok: Ekonomi Baru Kreator & Afiliator Kecantikan

Salah seorang warga, Fitri, mengaku berlari keluar rumah karena merasakan getaran yang cukup keras. Pengalaman ini menunjukkan dampak langsung gempa terhadap aktivitas sehari-hari warga.