KabarDermayu.com – Kart.inc Pro League (KPL) Season 1 telah resmi mengakhiri musim perdananya. Kompetisi gokart elektrik profesional ini telah berlangsung sejak Januari hingga Mei 2026.
KPL sukses menarik perhatian para pecinta motorsport di Indonesia. Ajang ini kini menjelma menjadi salah satu liga gokart elektrik paling bergengsi di Tanah Air.
Musim debut KPL menampilkan persaingan yang sangat ketat. Terdapat tujuh tim yang berpartisipasi dalam kompetisi ini. Tim-tim tersebut adalah Speed Adrenaline, Dewa United Motorsport, Gajahlume Pro RDC, AOG Racing Team, Formula 4 Indonesia Academy, Wish Motorsport, dan Nitiracing.
Selama enam seri balapan yang digelar, atmosfer kompetitif terasa begitu konsisten. Persaingan sengit ini berlangsung sejak seri pembuka hingga grand final.
Para pembalap berlaga di lintasan indoor gokart elektrik terpanjang di Indonesia. Panjang lintasan ini mencapai 507 meter. Para pembalap menunjukkan performa terbaik mereka untuk meraih gelar juara.
Rivalitas antar tim, perkembangan kemampuan pembalap muda, dan dukungan komunitas yang terus tumbuh menjadi daya tarik tersendiri. Semua elemen ini mewarnai musim perdana KPL.
Perwakilan Kart.inc, Michael Jorgy, menilai bahwa Season 1 merupakan langkah awal yang penting. Tujuannya adalah untuk membangun ekosistem gokart elektrik profesional di Indonesia. Ia menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang balapan.
Lebih dari itu, KPL dihadirkan sebagai wadah pembinaan pembalap. Sistem pembinaannya pun dibuat lebih terstruktur. Hal ini diharapkan dapat mengembangkan talenta pembalap muda.
Baca juga: Kondisi Selebgram Brunei Woodyrman Sebelum Meninggal, Sempat Koma
“Kart.inc Pro League kami hadirkan sebagai ajang kompetitif untuk membawa gokart elektrik menjadi lebih profesional, lebih terstruktur, dan punya jenjang yang jelas bagi para pembalap,” ujar Michael Jorgy.
Ia menambahkan, “Season 1 ini jadi langkah awal yang sangat baik. Kami berharap di Season 2 nanti, yang akan dimulai bulan September 2026, akan lahir lebih banyak talenta baru yang ikut meramaikan sekaligus berkembang bersama ekosistem gokart elektrik Indonesia.”
Di akhir musim, KPL Season 1 resmi mengumumkan para juara dari setiap kategori utama. Daffa Ardiansa berhasil tampil dominan. Ia keluar sebagai kampiun Pro Championship.
Sementara itu, gelar Pro Am Championship berhasil diraih oleh Fladdy Malik. Ia menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim.
Pada kategori Junior Championship, Gerrard Carlton sukses menorehkan prestasi. Ia menjadi juara musim perdana di kategori ini.
Sedangkan Maory Xie tampil impresif di kategori Woman Championship. Ia memastikan diri menjadi pembalap terbaik di kategori wanita.
Persaingan perebutan gelar tim juga berlangsung sangat ketat. Hal ini terjadi hingga seri terakhir kompetisi. Speed Adrenaline akhirnya keluar sebagai juara Team Championship KPL Season 1.
Dewa United Motorsport harus puas berada di posisi kedua. Sementara itu, Gajahlume Pro RDC menutup musim di peringkat ketiga.
Selain menyajikan persaingan yang kompetitif, KPL Season 1 juga menyediakan total hadiah yang fantastis. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp500 juta.
Menariknya lagi, ajang ini membuka peluang bagi pembalap Indonesia untuk tampil di kancah internasional. Kesempatan ini datang melalui kompetisi Sodi World Series (SWS) Sicily, Italy 2026.
Dua pembalap muda Indonesia dipastikan akan mewakili Merah Putih di Italia. Mereka adalah Daffa Ardiansa dari Wish Motorsport dan Gerrard Carlton dari AOG Racing Team.
Kedua pembalap ini diharapkan mampu membawa nama Indonesia bersaing di pentas dunia. Mereka akan bertanding melawan pembalap-pembalap terbaik dari berbagai negara.
“Semoga saya mendapatkan performa terbaik di Italia. Target juara untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” kata Gerrard Carlton penuh optimisme.
Kesuksesan musim perdana KPL menjadi sinyal positif bagi perkembangan dunia gokart elektrik di Indonesia. Antusiasme yang tinggi dari peserta maupun komunitas menjadi bukti nyata.
Kart.inc kini mulai bersiap menyambut Season 2. Kompetisi ini dijadwalkan akan berlangsung pada September 2026. Skala kompetisi diprediksi akan lebih besar, dengan persaingan yang semakin sengit.





