KabarDermayu.com – Provinsi Bali akan kembali menjadi tuan rumah perhelatan olahraga internasional. Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia akan menggelar 12th Asian Aquatic Championship & A.Stream OWS Series pada 13 hingga 15 Juni mendatang.
Untuk memastikan kelancaran acara, jajaran pengurus Akuatik Indonesia yang dipimpin oleh Harlin Rahardjo melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, pada Rabu (20/5) pagi. Pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Ajang olahraga air internasional ini akan dipusatkan di area pantai kawasan Hotel Intercontinental Bali Resort, Jimbaran. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis untuk menampilkan keindahan alam Bali sekaligus memberikan fasilitas terbaik bagi para peserta.
Dukungan Penuh Gubernur dan Sajian Kesenian Daerah
Baca juga: Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu dari Kemhan Sebelum Pemakaman
Pertemuan antara PB Akuatik Indonesia dan pemerintah provinsi Bali membuahkan hasil positif. Gubernur Bali menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan 12th Asian Aquatic Championship.
Wayan Koster dijadwalkan hadir dalam acara jamuan resmi (Gala Dinner) pada 12 Juni. Untuk menyambut delegasi dan atlet internasional, Pemerintah Provinsi Bali akan mempersembahkan pertunjukan kesenian daerah Bali.
“Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan penuh untuk kesuksesan event internasional ini. Kami juga siap menyambut para delegasi dan atlet se-Asia dengan mempersembahkan kesenian-kesenian daerah terbaik pada acara Gala Dinner nanti,” ujar Wayan Koster.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kesan mendalam bagi peserta asing sekaligus mempromosikan kekayaan budaya lokal di kancah dunia.
Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Wisata (Sport Tourism)
Akuatik Indonesia sangat optimistis bahwa kejuaraan renang internasional ini tidak hanya berdampak pada pembinaan prestasi atlet, tetapi juga akan memberikan efek domino positif bagi perekonomian masyarakat lokal.
Konsep sport tourism yang diusung dalam event ini diyakini mampu mendongkrak tingkat hunian hotel, sektor kuliner, hingga pelaku UMKM di kawasan Jimbaran dan sekitarnya.
“Kami sangat optimistis kejuaraan renang internasional di Bali ini tidak hanya menjadi panggung prestasi, tetapi juga bakal efektif mendongkrak ekonomi lokal dan menggairahkan sektor wisata melalui konsep sport tourism,” ungkap Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo.
Dengan sinergi yang kuat antara PB Akuatik Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali, serta para pelaku industri pariwisata, ajang 12th Asian Aquatic Championship 2026 diharapkan dapat berjalan sukses dan semakin mengukuhkan posisi Bali sebagai destinasi utama sport tourism di Asia.





