FKUB dan Kesbangpol Mimika Perkuat Persatuan Lewat Sunat Massal di Hari Lahir Pancasila

oleh -5 Dilihat
FKUB dan Kesbangpol Mimika Perkuat Persatuan Lewat Sunat Massal di Hari Lahir Pancasila

KabarDermayu.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika menggelar kegiatan bertajuk Sunat Massal dan Wawasan Kebangsaan Bina Kerukunan.

Kegiatan ini melibatkan 50 anak dari berbagai latar belakang agama, termasuk Muslim, Kristen, dan Katolik, yang mengikuti sunat massal secara gratis menggunakan metode laser.

Pelaksanaan sunat massal ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat harmoni di tengah masyarakat Mimika yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya.

Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Ronny S. Marjen, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerukunan yang telah dijalankan secara berkelanjutan bersama FKUB.

“Sebenarnya, target kami adalah 100 anak. Kami mendorong agar para orang tua bersedia mendaftarkan anak-anak mereka untuk sunat massal, sesuai dengan tuntunan ajaran agama masing-masing,” ujar Ronny di Kantor FKUB Mimika, Timika, Papua Tengah, pada Senin, 1 Juni 2026.

Ia menambahkan, hal terpenting yang didorong adalah agar anak-anak dapat tumbuh kembang sesuai dengan norma-norma agama yang berlaku.

Ronny menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya menjadikan Mimika sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakatnya, tanpa terkecuali dalam hal suku, agama, maupun latar belakang budaya.

Upaya ini dilakukan demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh toleransi di wilayah Papua Tengah.

Selain layanan sunat massal, acara ini juga mencakup sesi penyampaian materi wawasan kebangsaan kepada para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka.

Baca juga: Megawati Hangestri Debut Hyundai Hillstate, Gregoria Mundur Pelatnas PBSI

Edukasi wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya persatuan dan keberagaman dalam lingkungan keluarga, yang menjadi fondasi utama dalam menjaga kerukunan sosial.

Program ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran mengenai pentingnya hidup berdampingan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga tentang Persatuan Indonesia.

Ketua FKUB Mimika, Dr. Jeffrey C. Hutagalung, M.Phil., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar bakti sosial biasa.

Menurutnya, program ini menjadi sarana penting untuk menanamkan pemahaman tentang kehidupan yang harmonis dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

Melalui sinergi antara FKUB dan Kesbangpol, Mimika kembali membuktikan bahwa keberagaman yang ada justru dapat menjadi kekuatan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai toleransi sejak usia dini serta memperkuat peran serta keluarga, tokoh agama, dan pemerintah dalam menjaga keharmonisan.

Tujuannya adalah untuk mewujudkan Mimika yang senantiasa damai, maju, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

“Bakti sosial hari ini bukan hanya sekadar bakti sosial, melainkan lebih mendalam tentang implementasi Bhinneka Tunggal Ika dan upaya menjaga harmoni di antara sesama. Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Kepala Badan, harmoni antara suku dan agama adalah prioritas. Dengan demikian, perspektif kita akan sama dalam melihat kepemimpinan di Mimika,” tegas Dr. Jeffrey.