Dasco: Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN

oleh -8 Dilihat
Dasco: Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN

KabarDermayu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana adalah langkah yang tepat. Dasco menilai Nanik memiliki rekam jejak kinerja yang baik selama menjabat sebagai wakil kepala BGN sebelumnya.

Menurut Dasco, Nanik telah aktif melakukan kerja lapangan, pemantauan, dan berhasil menutup sejumlah dapur yang tidak memenuhi standar. Hal ini didukung oleh hasil pemantauan dari komisi teknis terkait.

Dasco menambahkan bahwa keputusan Presiden, meskipun merupakan hak prerogatif, dalam hal ini dinilai sebagai pilihan yang tepat. Ia mengapresiasi pemerintah atas penggantian pimpinan BGN tersebut.

Penggantian ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat dan masukan dari DPR. DPR RI menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang telah menunjukkan kepekaan terhadap aspirasi masyarakat, penerima manfaat, serta masukan dari lintas kementerian dan DPR.

Dengan adanya evaluasi terhadap jajaran kepemimpinan BGN, Dasco berharap lembaga tersebut dapat terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa pergantian ini tidak akan mengganggu pelayanan yang sudah berjalan. Harapannya, tujuan pelayanan terhadap daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) dapat segera terwujud.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa malam, 2 Juni 2026.

Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden telah mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan BGN pada hari tersebut.

Dadan Hindayana digantikan oleh Nanik S. Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala BGN. Selain itu, Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari sebagai wakil kepala BGN yang baru, menggantikan Lodewijk Pusung. Mayor Jenderal TNI Trenggono juga ditunjuk sebagai wakil kepala, menggantikan Sony Sonjaya.

Presiden Prabowo Subianto juga meminta ketiga pimpinan baru BGN untuk mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas utama pemerintah. Mereka juga diharapkan dapat memperbaiki kinerja BGN secara keseluruhan.

Program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia, terutama pada kelompok rentan. Program ini melibatkan penyediaan makanan bergizi secara gratis, yang pelaksanaannya membutuhkan koordinasi lintas sektor dan pengawasan ketat.

Penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN dinilai strategis mengingat pengalamannya di lapangan dan pemahamannya terhadap isu-isu gizi praktis. Pengalamannya dalam menutup dapur yang tidak memenuhi syarat menunjukkan kemampuannya dalam penegakan standar dan perbaikan kualitas.

DPR, melalui Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad, memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah ini. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam upaya perbaikan tata kelola dan pelayanan publik di bidang gizi.

Evaluasi dan pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi BGN, mendorong inovasi, serta meningkatkan efektivitas program-program yang dijalankan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal pemenuhan gizi yang layak.

Fokus pada daerah 3T menjadi sorotan penting, mengingat tantangan geografis dan logistik yang seringkali menghambat akses terhadap layanan kesehatan dan gizi di wilayah tersebut. Dengan kepemimpinan yang baru dan dukungan dari pemerintah, diharapkan program-program BGN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Kinerja Dadan Hindayana sebelumnya memang sempat menjadi sorotan, terkait efektivitas program-program BGN. Namun, dengan adanya pergantian ini, diharapkan terjadi perbaikan yang signifikan dan BGN dapat menjalankan fungsinya dengan lebih optimal.

Langkah pemerintah ini juga mencerminkan adanya transparansi dalam proses pengambilan keputusan terkait penunjukan pejabat publik, di mana aspirasi masyarakat dan masukan dari lembaga perwakilan rakyat turut dipertimbangkan.

Baca juga: Harga Emas Pegadaian Ambruk Lagi, Cek Harganya Sekarang

Ke depannya, masyarakat akan menantikan hasil konkret dari kepemimpinan baru BGN, terutama dalam upaya penurunan angka stunting dan peningkatan status gizi masyarakat Indonesia secara keseluruhan.