Bea Cukai Tanjung Priok Fasilitasi Ratusan Perusahaan MITA di April

oleh -7 Dilihat
Bea Cukai Tanjung Priok Fasilitasi Ratusan Perusahaan MITA di April

KabarDermayu.com – Bea Cukai Tanjung Priok mencatat berbagai aktivitas layanan kepada perusahaan berstatus Mitra Utama Kepabeanan (MITA) sepanjang April 2026. Layanan tersebut mencakup konsultasi, pendampingan, hingga pemanfaatan sistem digital yang ditujukan untuk mendukung kelancaran proses kepabeanan dan logistik.

MITA merupakan status yang diberikan kepada perusahaan dengan tingkat kepatuhan tinggi di bidang kepabeanan. Melalui status tersebut, perusahaan memperoleh sejumlah fasilitas layanan, seperti percepatan penyelesaian dokumen, pengurangan intensitas pemeriksaan, serta dukungan digitalisasi dalam penyampaian data kepabeanan.

Sepanjang April 2026, layanan konsultasi yang diberikan melalui Client Coordinator (CC) MITA tercatat mencapai 703 konsultasi secara daring. Selain itu, konsultasi tatap muka juga dilakukan sebanyak 34 kali di ruang MITA/AEO Lounge.

Baca juga: Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanju

Pemanfaatan sistem digital turut terlihat dari penggunaan softcopy Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin (COO) yang disampaikan perusahaan MITA melalui sistem SLIM. Pada periode yang sama, jumlah dokumen yang diproses mencapai 1.402 dokumen.

Di sisi operasional, Bea Cukai Tanjung Priok juga melakukan verifikasi terhadap 357 dokumen pemberitahuan part of. Seluruh permohonan tersebut telah ditambahkan datanya ke dalam aplikasi CEISA TPS Online untuk mendukung proses administrasi dan pelayanan.

Kemudahan layanan tersebut dinilai memberikan dampak bagi kegiatan operasional perusahaan. Dalam audiensi bersama Tim MITA/AEO di KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Heryanto, General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, menyampaikan apresiasinya terhadap layanan yang diberikan.

“Layanan pendampingan dari Bea Cukai Tanjung Priok serta dukungan sistem digital SLIM 3.0 sangat mempermudah proses bisnis kami. Saya sangat mengapresiasi respons petugas layanan MITA yang cepat dan tidak terbatas waktu,” ujarnya.

Menurut Heryanto, komunikasi yang terjalin secara proaktif membantu perusahaan menjaga kelancaran operasional, termasuk saat menghadapi keterlambatan pengiriman kapal akibat dinamika geopolitik global.

Sementara itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Priok, Niko Budhi Darma, menegaskan pihaknya terus membuka ruang bagi masukan dari para pengguna jasa.

“Berbagai aspirasi akan menjadi landasan evaluasi berkesinambungan. Sinergi yang makin tangguh antara Bea Cukai Tanjung Priok dan pelaku usaha diharapkan dapat terus menopang dan meningkatkan daya saing industri nasional.”

Bea Cukai Tanjung Priok menyatakan evaluasi dan pengembangan layanan akan terus dilakukan guna mendukung efisiensi proses kepabeanan serta menjaga kelancaran rantai pasok bagi pelaku usaha di Indonesia.