Prabowo Cari Partner Dapur yang ‘Nakap’, Tawarkan Kesempatan Kembali ke Jalan Lurus

oleh -8 Dilihat
Prabowo Cari Partner Dapur yang 'Nakap', Tawarkan Kesempatan Kembali ke Jalan Lurus

KabarDermayu.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan peringatan tegas kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berkinerja buruk. Ia menekankan bahwa dirinya tidak menginginkan adanya “mitra brengsek” dalam program vital ini.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Membangun Generasi Masa Depan Indonesia Melalui Nutrisi yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026.

Prabowo meminta para mitra yang hadir untuk mengangkat tangan. Ia ingin melihat langsung siapa saja yang hadir dan memastikan apakah mereka adalah mitra yang baik dan berkomitmen pada program tersebut.

“Di sini tadi dilaporkan ke saya 5.000 mitra. Coba angkat tangan mitra-mitra. Angkat tangan mitra-mitra. Biar saya lihat tampang-tampang kalian. Angkat tangan mitra yang yakin dia mitranya yang baik, angkat tangan. Oke, turun mitra yang baik. Turun mitra yang baik,” ujar Prabowo.

Setelah itu, Prabowo secara spesifik meminta para mitra yang merasa “brengsek” untuk juga mengangkat tangan. Namun, ia menduga tidak akan ada yang mengakuinya.

“Mitra yang brengsek angkat tangan! Mitra yang brengsek angkat tangan! Enggak ngaku ya?” tanyanya retoris.

Meskipun demikian, Prabowo memberikan kesempatan terakhir bagi siapa pun yang mungkin melakukan kesalahan untuk segera memperbaiki diri. Ia mengajak mereka untuk kembali ke jalur yang benar dan menjalankan program dengan sungguh-sungguh.

“Saudara-saudara, kalaupun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan, kembali lah ke jalan yang benar. Kembali lah ke jalan yang benar,” tegasnya.

Prabowo menyarankan agar mitra MBG yang masih memiliki niat buruk untuk segera melaporkan diri jika ingin program ini berjalan lancar dan menyelamatkan mereka dari konsekuensi lebih lanjut. Namun, jika ada yang bersikeras ingin menantang sistem, ia mempersilakan mereka mencoba.

“Jadi saudara-saudara, soalnya waktu saya minta mitra yang brengsek, enggak ada yang angkat tangan, ya sudah ya. Gue sudah warning loh ya,” tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti pentingnya program MBG sebagai salah satu pilar untuk memajukan perekonomian Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Keberhasilan program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas.

“Kalau dapur-dapur berhasil, kalau program-program ini berjalan dengan bener, berarti ekonomi di desa akan hidup,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa apabila program MBG berjalan sukses, maka para petani di desa akan merasakan peningkatan pendapatan mereka. Petani tidak akan lagi tertekan oleh tengkulak dan akan mendapatkan jaminan bahwa hasil panen mereka akan terserap oleh pasar.

“Petani-petani akan meningkat penghasilannya. Dia tidak akan diganggu oleh tengkulak. Dia bisa mendapat suatu jaminan produknya, hasil keringatnya bisa diserap, bisa dibeli, dan dia bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik,” imbuhnya.

Prabowo merinci target ambisius dari program ini. Ketika mencapai kapasitas penuh, pemerintah menargetkan pemberian makanan bergizi kepada sekitar 83 hingga 85 juta penerima manfaat. Hal ini akan dicapai melalui pengoperasian sekitar 30 ribu dapur MBG yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Ia memperkirakan program tersebut mampu menciptakan sekitar 1,5 juta pekerjaan formal dan tambahan 1,5 juta pekerjaan lainnya yang tumbuh dari aktivitas ekonomi pedesaan.

“3 juta lapangan kerja! Uang yang beredar di desa akan sangat besar,” tegasnya.