Kota Transportasi Umum Terbaik Dunia: Peringkat Jakarta?

oleh -6 Dilihat
Kota Transportasi Umum Terbaik Dunia: Peringkat Jakarta?

KabarDermayu.com – Transportasi umum memegang peranan krusial dalam menentukan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Ketersediaan sistem transportasi yang memadai akan mempermudah mobilitas penduduk dalam menjalankan berbagai aktivitas harian.

Di tengah pertumbuhan populasi dan tantangan kemacetan yang dihadapi banyak kota besar, pengembangan transportasi publik menjadi solusi yang kian diandalkan. Berbagai negara terus berupaya menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi, nyaman, ramah lingkungan, serta efisien menjangkau seluruh wilayah perkotaan.

Lembaga riset Oliver Wyman Forum melalui laporan Urban Mobility Readiness Index 2024 telah merilis daftar kota-kota dengan sistem transportasi umum terbaik di dunia. Hasil survei menunjukkan dominasi kota-kota di Asia dan Eropa yang dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari konektivitas, aksesibilitas, teknologi, hingga keberlanjutan.

Lantas, bagaimana posisi ibu kota Indonesia, Jakarta, dalam daftar bergengsi ini?

Berdasarkan laporan tersebut, Jakarta berhasil menorehkan prestasi dengan menduduki peringkat ke-28 di kancah global. Pencapaian ini menempatkan Jakarta di atas beberapa kota besar di kawasan Asia Tenggara lainnya, seperti Kuala Lumpur, Bangkok, dan Manila.

Berikut adalah daftar 10 kota teratas dengan sistem transportasi umum terbaik di dunia menurut Urban Mobility Readiness Index 2024:

  • 1. Singapura
  • 2. Hong Kong
  • 3. Stockholm
  • 4. Kopenhagen
  • 5. Paris
  • 6. Wina
  • 7. Berlin
  • 8. Zurich
  • 9. Oslo
  • 10. Tokyo

Singapura kembali mengukuhkan posisinya sebagai kota dengan sistem transportasi publik terbaik di dunia. Negara kota ini dikenal luas berkat jaringan Mass Rapid Transit (MRT) yang sangat luas, operasinya yang tepat waktu, serta integrasinya yang mulus dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Sementara itu, Hong Kong menempati posisi kedua berkat jaringan kereta massal yang efisien dan tingkat penggunaan transportasi publik yang sangat tinggi di kalangan penduduknya. Kota-kota Eropa seperti Stockholm, Kopenhagen, Paris, hingga Wina juga meraih penilaian tinggi berkat fokus mereka pada mobilitas berkelanjutan dan pengembangan transportasi ramah lingkungan.

Selanjutnya, berikut adalah peringkat kota-kota terbaik dunia untuk transportasi umum dari posisi ke-11 hingga ke-20:

  • 11. New York
  • 12. Helsinki
  • 13. Seoul
  • 14. Munich
  • 15. Warsawa
  • 16. London
  • 17. Shanghai
  • 18. Moskow
  • 19. Sydney
  • 20. Amsterdam

Daftar ini menggambarkan persaingan yang ketat antara kota-kota metropolitan di Eropa, Asia, dan Amerika Utara dalam menyediakan sistem transportasi yang mampu memenuhi kebutuhan jutaan penduduknya setiap hari.

Posisi Kota-Kota Asia Tenggara dalam Peringkat Global

Kawasan Asia Tenggara juga turut berkontribusi dalam pemeringkatan global ini. Namun, hanya segelintir kota yang berhasil menembus jajaran 30 besar dunia.

Kota-kota di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar teratas adalah:

  • 28. Jakarta
  • 29. Kuala Lumpur
  • 30. Bangkok
  • 31. Manila

Jakarta secara khusus menjadi kota dengan peringkat tertinggi di Asia Tenggara dalam daftar ini. Posisinya menunjukkan bahwa upaya transformasi transportasi publik yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai mendapatkan pengakuan di kancah internasional.

Kota-Kota dengan Peringkat Terendah dalam Indeks

Di sisi lain, beberapa kota masih menghadapi tantangan signifikan dalam pengembangan sistem transportasi publik mereka, yang berdampak pada posisi mereka di peringkat terbawah indeks ini.

Kota-kota yang menempati peringkat terendah dalam Urban Mobility Readiness Index 2024 meliputi:

  • 65. Johannesburg
  • 66. Casablanca
  • 67. Riyadh
  • 68. Jeddah
  • 69. Nairobi
  • 70. Manama

Peringkat rendah ini umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti keterbatasan jaringan transportasi massal, tingginya ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta belum optimalnya integrasi antarberbagai moda transportasi yang tersedia.

Meskipun belum berhasil menembus 20 besar dunia, pencapaian Jakarta di peringkat ke-28 merupakan sinyal positif yang menjanjikan bagi perkembangan sistem transportasi publik di Indonesia secara keseluruhan.