KabarDermayu.com – Momen panggilan video antara atlet voli putri Indonesia, Megawati Hangestri, dengan pebulu tangkis tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, mencuri perhatian publik Negeri Ginseng.
Pertemuan daring dua atlet terkuat di Asia dari cabang olahraga yang berbeda ini bahkan diberitakan oleh media Korea Selatan sebagai sebuah fenomena menarik.
Kehebohan ini bermula ketika Megawati Hangestri mengunggah ulang Instagram Stories yang dibagikan oleh suaminya, Dio Novandra. Dalam unggahan tersebut, terlihat Megawati sedang melakukan panggilan video dengan An Se-young.
Video singkat itu menunjukkan keakraban di antara kedua atlet. Mereka terlihat mengobrol dan tertawa tanpa canggung, menunjukkan hubungan yang baik di luar arena kompetisi.
Suami Megawati, Dio Novandra, bahkan menyematkan pujian dalam unggahannya, menyebut An Se-young sebagai pemain tunggal putri nomor satu dunia dan Megawati sebagai pemain voli top Indonesia. Ia juga menambahkan emoji hati merah, menandakan apresiasi.
Kabar mengenai panggilan video ini dengan cepat menyebar di kalangan penggemar olahraga di Korea Selatan. Media Korea Selatan, Sportalkorea, bahkan menjadikannya berita utama.
Dalam laporannya, Sportalkorea menggambarkan obrolan antara Megawati dan An Se-young sebagai sebuah “pertemuan besar”. Media tersebut menyoroti bahwa An Se-young, yang dijuluki “Kim Yeon-koung-nya Indonesia” bagi Megawati, adalah representasi atlet olahraga terkuat di Asia.
Sportalkorea mengungkapkan bahwa minat publik Korea sangat tinggi terhadap berita panggilan video antara dua bintang olahraga yang mewakili negara mereka masing-masing.
Perdebatan hangat mengenai pertemuan antara pemain terkuat dunia An Se-young dan bintang voli Indonesia ini dengan cepat menyebar melalui berbagai platform media sosial.
Banyak penggemar menilai momen ini sebagai representasi dari yang terbaik di dunia olahraga Asia saat ini.
Setelah berlaga di Indonesia Open 2026 pada Rabu (3/6) lalu, An Se-young ditanyai oleh wartawan mengenai kedekatannya dengan Megawati Hangestri.
An Se-young menceritakan bahwa perkenalannya dengan Megawati berawal dari pelatih mereka yang pernah bekerja sama di Korea. Dari situ, keduanya mulai saling mengenal dan berkomunikasi.
Puncak dari perkenalan ini adalah ketika Megawati dan An Se-young melakukan panggilan video.
An Se-young tidak ragu memberikan pujian kepada Megawati Hangestri, menyebutnya sebagai pemain voli yang sangat hebat. Ia juga mengungkapkan bahwa Megawati adalah sahabatnya.
“Dia (Megawati Hangestri) salah satu sahabat saya,” ujar An Se-young.
“Megawati adalah pemain yang sangat hebat, jadi hal itu sangat berkesan bagi saya,” tambahnya, menunjukkan rasa hormatnya terhadap kemampuan Megawati.
Pertemuan virtual antara dua atlet berprestasi ini tidak hanya menjadi sorotan di Korea Selatan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjembatani perbedaan negara dan disiplin.
Interaksi positif antara An Se-young dan Megawati Hangestri ini menjadi bukti bahwa di balik persaingan sengit di lapangan, terdapat rasa saling menghargai dan persahabatan antar atlet.
Momen ini juga menegaskan status keduanya sebagai ikon olahraga di Asia, yang inspirasinya melampaui batasan cabang olahraga masing-masing.
Kehadiran Megawati Hangestri di liga voli Korea Selatan sebelumnya telah mencuri perhatian publik, dan kini interaksinya dengan An Se-young semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet putri paling populer di Asia.
Hubungan baik antara An Se-young dan Megawati Hangestri diharapkan dapat terus terjalin, bahkan mungkin di masa depan akan ada kolaborasi atau dukungan lebih lanjut antar keduanya.
Momen seperti ini juga seringkali menjadi inspirasi bagi para atlet muda untuk terus berprestasi dan membangun jaringan positif di dunia olahraga.
Publik Korea Selatan tampaknya sangat mengapresiasi keterbukaan dan keakraban yang ditunjukkan oleh An Se-young terhadap Megawati Hangestri.
Hal ini menunjukkan bahwa citra positif dan hubungan baik antar atlet dapat memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan tetapi juga bagi negara yang mereka wakili.
Kisah persahabatan antara pebulu tangkis dunia dan bintang voli Indonesia ini menjadi pengingat bahwa di dunia olahraga, persaingan dan persahabatan dapat berjalan beriringan.
Ke depannya, mungkin akan ada lebih banyak interaksi antar atlet dari berbagai cabang olahraga yang dapat memperkaya lanskap olahraga di Asia.
Reaksi positif dari publik Korea Selatan terhadap panggilan video ini juga mencerminkan apresiasi mereka terhadap sportivitas dan hubungan baik antar atlet internasional.
Perhatian media terhadap momen ini menegaskan bahwa figur-figur olahraga seperti An Se-young dan Megawati Hangestri memiliki pengaruh besar, bahkan di luar arena kompetisi mereka.
Interaksi positif ini diharapkan dapat terus menginspirasi dan membangun jembatan persahabatan antar negara melalui olahraga.
Kabar mengenai hubungan baik antara An Se-young dan Megawati Hangestri ini menjadi salah satu berita menarik di dunia hiburan olahraga, menunjukkan sisi lain dari kehidupan para atlet profesional.
Penggemar dari kedua negara pun turut berbahagia melihat idola mereka saling mendukung dan menjalin pertemanan.





