Rekayasa Lalu Lintas di Kemayoran Selama PRJ 2026

oleh -9 Dilihat
Rekayasa Lalu Lintas di Kemayoran Selama PRJ 2026

KabarDermayu.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah merancang serangkaian rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di sekitar kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama penyelenggaraan Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan rute alternatif bagi pengguna jalan. Pengendara dari Jalan Gunung Sahari yang menuju Tanjung Priok dapat mengambil jalur melalui Jalan Angkasa, kemudian Jalan HBR Motik, dilanjutkan ke Jalan Danau Sunter Barat, dan menuju Jalan Sunter Permai atau Jalan Danau Sunter Utara.

Alternatif lain bagi pengguna jalan dari arah Tanjung Priok menuju Jalan Gunung Sahari, yang mengarah ke Senen atau Monas, adalah melalui Jalan R.E. Martadinata lalu berlanjut ke Jalan Gunung Sahari.

Budi Awaluddin menambahkan bahwa petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan ditempatkan di lapangan. Mereka akan bekerja sama dengan unsur Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk mengatur arus lalu lintas selama acara berlangsung.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan. Selain itu, pengguna jalan juga diminta untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Lebih lanjut, Budi menyarankan masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan di sekitar kawasan Kemayoran. Hal ini terutama berlaku pada jam-jam puncak kunjungan di PRJ 2026. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dengan kondisi lalu lintas yang berlaku.

Selain menyediakan rute alternatif, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan enam lokasi kantong parkir. Kantong parkir ini tersebar di Blok B-7, Blok B-14, Blok C-3, Blok C-4, MGK Mall, dan di dalam kawasan JIExpo Kemayoran.

Total kapasitas parkir yang disediakan adalah 4.967 kendaraan roda empat dan 5.650 kendaraan roda dua. Fasilitas ini diharapkan dapat menampung kendaraan pengunjung secara memadai.

Untuk memudahkan mobilitas para pengunjung, Pemprov DKI Jakarta juga sangat menganjurkan masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum. Penggunaan transportasi publik diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar area Jakarta Fair Kemayoran 2026.