Gempa Melanda Venezuela, Korban Jiwa dan Luka Akibat Reruntuhan

oleh -6 Dilihat
Gempa Melanda Venezuela, Korban Jiwa dan Luka Akibat Reruntuhan

KabarDermayu.com – Sebuah bangunan tempat tinggal di Caracas, Venezuela, dilaporkan runtuh akibat gempa kuat yang mengguncang negara tersebut pada Rabu waktu setempat. Peristiwa tragis ini mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Menurut laporan dari sumber terpercaya, sedikitnya tiga orang meninggal dunia, termasuk seorang anak-anak. Jenazah mereka berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan.

Selain korban tewas, empat orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa puing-puing bangunan. Kondisi mereka masih terus dipantau oleh pihak berwenang.

Sebelumnya, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat adanya dua gempa besar yang mengguncang Venezuela. Kekuatan gempa pertama mencapai magnitudo 7,2, disusul gempa kedua dengan magnitudo 7,5.

Pusat gempa utama terdeteksi berjarak sekitar 16 kilometer dari kota Moron dan 24 kilometer dari San Felipe. Lokasi ini menunjukkan bahwa guncangan terasa di beberapa wilayah.

Menyikapi dampak gempa yang signifikan, Pemerintah Venezuela secara resmi menetapkan status darurat nasional. Keputusan ini diambil untuk memudahkan koordinasi penanganan bencana.

Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan penetapan status darurat nasional ini dalam sebuah pidato video pada Rabu malam waktu setempat. Ia menegaskan bahwa langkah ini sesuai dengan amanat konstitusi negara.

Bandara utama Venezuela, Maiquetia, dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga terpaksa ditutup total. Penutupan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan melakukan evaluasi kerusakan.

Rodriguez menambahkan bahwa sejumlah wilayah di Venezuela terdampak sangat parah oleh gempa tersebut. Di ibu kota Caracas, beberapa gedung dilaporkan runtuh di berbagai area.

Kerusakan signifikan juga terjadi di negara bagian Miranda dan La Guaira. Wilayah Aragua, Carabobo, dan Falcon turut melaporkan adanya dampak kerusakan akibat guncangan gempa.

Lebih lanjut, tercatat setidaknya 20 gempa susulan telah terjadi pasca dua gempa utama yang mengguncang Venezuela. Gempa susulan ini menambah kekhawatiran dan potensi kerusakan lebih lanjut.

Rodriguez menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah di seluruh dunia yang telah menghubungi Venezuela untuk menyampaikan solidaritas dan tawaran dukungan. Respons cepat ini sangat berarti bagi upaya pemulihan.

Sejumlah negara telah menyatakan kesiapan mereka untuk membantu Venezuela dalam menghadapi bencana ini. Di antaranya adalah Amerika Serikat, Panama, Qatar, Kuba, Nikaragua, Turkiye, Yordania, Kolombia, Barbados, Inggris, Brasil, dan Meksiko.

Selain dukungan dari negara-negara sahabat, perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga dilaporkan telah menghubungi pemerintah Venezuela. Lembaga keuangan internasional juga menawarkan bantuan dalam penanganan pascabencana.