KabarDermayu.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di jantung ibu kota China, Beijing, pada Jumat waktu setempat, ketika sebuah pesawat kecil dilaporkan menabrak gedung pencakar langit tertinggi di kota tersebut. Peristiwa ini sontak memicu alarm kebakaran dan evakuasi di kawasan pusat bisnis yang ramai.
Layanan pelacakan penerbangan global, Flightradar24, mengonfirmasi identitas pesawat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Pesawat itu adalah Sunward SA60L Aurora. Data penerbangan menunjukkan pesawat ini lepas landas dari sebuah bandara yang berjarak sekitar 50 kilometer di sebelah timur Beijing sebelum akhirnya terbang menuju arah barat.
Perjalanan pesawat ini berakhir tragis sesaat sebelum pukul 18.00 waktu setempat. Titik jatuhnya adalah di sekitar CITIC Tower, sebuah gedung pencakar langit yang lebih dikenal dengan nama China Zun. Gedung ini menjulang setinggi 528 meter dan merupakan bangunan tertinggi di Beijing.
Flightradar24 melaporkan bahwa pesawat tersebut menghantam gedung yang terletak di sisi timur Jalan Lingkar Ketiga Timur (East Third Ring Road). Kawasan ini merupakan pusat bisnis utama Beijing, dipenuhi dengan deretan gedung pencakar langit yang megah.
Gedung Ikonik Beijing Mengalami Kerusakan
CITIC Tower sendiri merupakan bangunan yang memiliki 108 lantai. Bangunan ini terkenal dengan desainnya yang unik, menyerupai bejana anggur tradisional China, menjadikannya salah satu ikon arsitektur yang paling mencolok di ibu kota China.
Foto-foto yang berhasil diabadikan oleh Associated Press memperlihatkan adanya lubang yang cukup jelas pada fasad kaca salah satu sisi gedung. Lubang ini diduga kuat merupakan titik benturan pesawat kecil tersebut.
Selain itu, berbagai gambar dan video yang beredar luas di media sosial menampilkan puing-puing pesawat kecil di sekitar lokasi kejadian. Salah satu foto yang menarik perhatian menunjukkan sebagian nomor registrasi pesawat, yaitu “B-12”, yang konsisten dengan registrasi lengkap pesawat, B-12PP.
Namun, penting untuk dicatat bahwa keaslian dari sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak berwenang.
Alarm Kebakaran Berbunyi, Penghuni Gedung Dievakuasi
Seorang pekerja yang berada di dalam gedung, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, memberikan kesaksian kepada Associated Press. Ia membenarkan bahwa sebuah pesawat memang menabrak gedung, yang kemudian memicu sistem alarm kebakaran untuk berbunyi.
Pasca insiden tersebut, area di sekitar lokasi kejadian segera dipenuhi oleh aparat kepolisian, mobil pemadam kebakaran, serta unit ambulans. Kehadiran petugas darurat ini menunjukkan keseriusan penanganan situasi.
Sejumlah warga sempat terlihat berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan kondisi gedung dan mengabadikan momen tersebut. Namun, pihak kepolisian dengan sigap meminta masyarakat untuk menghentikan aktivitas mereka dan segera meninggalkan area kejadian demi kelancaran penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi yang dikeluarkan mengenai adanya korban, baik di dalam gedung maupun di sekitar lokasi kejadian.
Penyebab Kecelakaan Masih Belum Diketahui
Hingga saat ini, otoritas China masih belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti dari kecelakaan pesawat ini. Informasi mengenai identitas pilot pesawat, serta kondisi terkini pilot, juga belum disampaikan kepada publik.
Insiden ini menjadi sorotan tajam mengingat lokasinya yang berada di Beijing, sebuah kota yang dikenal memiliki tingkat pengawasan ruang udara yang sangat ketat. Ketatnya pengawasan ini membuat sebuah pesawat kecil bisa terbang dan menabrak gedung pencakar langit menjadi pertanyaan besar.
Sebagai gambaran, pada bulan lalu saja, pemerintah Beijing telah menerapkan aturan baru yang semakin membatasi penggunaan ruang udara. Aturan tersebut secara spesifik melarang penjualan serta pengoperasian drone konsumen di wilayah ibu kota, yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketertiban ruang udara.
Belum Ada Pernyataan Resmi dari Pemerintah China
Hingga laporan ini disusun, pemerintah China belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun terkait insiden yang terjadi. Media-media pemerintah China pun sejauh ini belum memberitakan kecelakaan pesawat tersebut.
Bahkan, dilaporkan bahwa sejumlah unggahan yang membahas peristiwa ini di media sosial domestik China telah dihapus. Namun, rekaman video dan foto dari lokasi kejadian tetap beredar luas melalui berbagai platform media sosial yang berada di luar sistem internet China.
Pihak berwenang juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya korban di darat. Selain itu, belum ada informasi mengenai dampak lebih lanjut terhadap operasional gedung China Zun setelah pesawat menghantam salah satu sisi bangunan tertinggi di Beijing tersebut.





