Sekolah Rakyat Indramayu: Lapangan Bola Standar FIFA Heboh

oleh -4 Dilihat
Sekolah Rakyat Indramayu: Lapangan Bola Standar FIFA Heboh

KabarDermayu.com – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus digalakkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proyek strategis ini ditargetkan rampung untuk mendukung pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2026-2027.

Dibangun di atas lahan seluas 9,2 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.372 meter persegi, kawasan pendidikan terpadu ini juga dilengkapi Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 69.628 meter persegi. Suasana belajar yang sejuk dan nyaman tercipta berkat lokasinya yang dikelilingi perkebunan pohon jati.

Akses menuju sekolah ini terbilang strategis, mengingat lokasinya yang tidak jauh dari Gerbang Tol Cikedung. Hal ini memudahkan mobilitas para siswa, guru, maupun staf yang terlibat dalam operasional sekolah.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan inisiatif penting dari Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Oleh karena itu, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas bangunan yang krusial untuk keberlanjutan.

“Kualitas adalah prioritas utama yang tidak boleh dikorbankan. Bangunan Sekolah Rakyat ini harus memiliki daya tahan yang kuat dan berkelanjutan,” tegas Dody dalam keterangannya pada Senin, 29 Juni 2026. Beliau menekankan pentingnya standar mutu konstruksi yang tinggi dalam setiap tahapan pembangunan.

Salah satu fasilitas unggulan yang menarik perhatian adalah lapangan sepak bola dengan standar kualitas FIFA. Lapangan ini menggunakan rumput alami jenis Zoysia matrella Linmer dengan ukuran garis lapangan 10,5 x 6,8 meter. Bagian tepi lapangan ditanami rumput gajah mini, menambah estetika dan kenyamanan.

Selain itu, lapangan ini juga dilengkapi dengan lintasan atletik (running track) selebar 7,8 meter. Kehadiran fasilitas olahraga ini diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan prestasi para siswa di bidang olahraga, sejalan dengan tujuan pembinaan karakter dan fisik.

Kawasan Sekolah Rakyat ini tidak hanya berhenti pada fasilitas olahraga. Kompleks pendidikan ini juga dirancang terpadu dengan berbagai fasilitas modern lainnya. Terdapat gedung sekolah yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, laboratorium, asrama siswa, rumah susun guru, gedung serbaguna, hingga guest house.

Semua fasilitas tersebut dirancang dalam satu kawasan terpadu untuk menunjang proses belajar mengajar yang efektif sekaligus memfasilitasi pembinaan karakter siswa secara menyeluruh. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan generasi muda.

Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Jawa Barat, Tomi Hendratno, melaporkan bahwa hingga 28 Juni 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 80,16 persen. Proyek senilai Rp 750 miliar ini melibatkan sekitar 920 tenaga kerja.

“Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian akhir, termasuk penuntasan penutupan atap yang ditargetkan selesai dalam pekan ini,” ungkap Tomi. Ia menambahkan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana dengan pengawasan kualitas yang ketat.

Di balik kemajuan pembangunan ini, terdapat sejumlah tantangan yang berhasil diatasi. Salah satunya adalah kendala akses menuju lokasi proyek, di mana sekitar 2,2 kilometer jalan masih belum memiliki perkerasan. Kementerian PU akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga untuk mempercepat peningkatan akses ini melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan standar mutu konstruksi, meskipun waktu pelaksanaannya relatif singkat. Pengawasan kualitas dilakukan secara ketat, mulai dari pemilihan material, metode konstruksi, hingga pelaksanaan di lapangan. Tujuannya adalah agar bangunan yang dihasilkan aman, nyaman, dan berkelanjutan untuk jangka panjang.

Kehadiran Sekolah Rakyat Indramayu diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang modern, hijau, dan nyaman. Selain itu, sekolah ini juga diharapkan menjadi pusat pengembangan potensi akademik maupun olahraga bagi generasi muda di Indramayu.