Satgas Ops Damai Cartenz Jelaskan Peran PT AMA dalam Misi Kemanusiaan

oleh -2 Dilihat
Satgas Ops Damai Cartenz Jelaskan Peran PT AMA dalam Misi Kemanusiaan

KabarDermayu.com – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA). Muncul narasi yang menyebutkan PT AMA terlibat dalam aktivitas di luar misi kemanusiaan, seiring dengan insiden tragis jatuhnya pesawat yang menewaskan pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Captain Nicholas F. Goselin.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. Beliau menegaskan bahwa PT AMA secara konsisten menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di wilayah Papua.

Menurut keterangan resmi yang diperoleh, PT AMA telah beroperasi di Papua selama 67 tahun. Selama kurun waktu tersebut, mereka mendedikasikan diri untuk melayani gereja-gereja dan masyarakat, terutama di daerah pedalaman. Peristiwa yang menimpa pesawat mereka kali ini merupakan kejadian yang sangat tragis bagi perusahaan.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menekankan bahwa PT AMA murni menjalankan pelayanan kemanusiaan dan keagamaan. Tidak ada aktivitas lain yang dijalankan oleh perusahaan tersebut di wilayah konflik.

Sementara itu, Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz, Kombes Pol I. G. G. Era Adinata, memaparkan hasil penyelidikan awal terkait insiden penembakan tersebut. Sejak kejadian, timnya langsung bergerak cepat melakukan serangkaian investigasi mendalam.

Penyelidikan tersebut meliputi pemeriksaan saksi, wawancara dengan berbagai pihak, pengumpulan informasi dari berbagai sumber, serta pemantauan intensif terhadap media sosial. Semua langkah ini diambil untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tim berhasil menyimpulkan bahwa aksi penyerangan tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dikenal dengan nama Bakusip. Kelompok ini diidentifikasi sebagai kelompok baru yang dipimpin oleh seorang tokoh bernama M. Mbalingga.

Dalam beberapa unggahan di media sosial, M. Mbalingga diketahui telah mengakui bahwa kelompoknya merupakan bagian dari kelompok yang dipimpin oleh Elkius Kobak di wilayah Yahukimo. Namun demikian, hubungan yang lebih spesifik antara kelompok Bakusip dan kelompok Elkius Kobak masih terus didalami oleh tim penyidik.

Kombes Pol I. G. G. Era Adinata menambahkan bahwa tak lama setelah kejadian, M. Mbalingga segera mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut. Tidak berselang lama, Elkius Kobak juga mengeluarkan pernyataan serupa.

Pihak kepolisian juga berhasil memperoleh dokumentasi berupa foto yang menampilkan pelaku berdiri di atas badan pesawat PT AMA yang telah terbakar. Setelah dilakukan identifikasi, pelaku dalam foto tersebut dipastikan adalah M. Mbalingga.

Dari profil yang berhasil dihimpun, kelompok Bakusip tergolong sebagai kelompok baru. Jenis persenjataan yang mereka gunakan masih terus dalam proses identifikasi oleh tim Operasi Damai Cartenz 2026.

Mengenai motif di balik penyerangan ini, tim penyidik mengungkapkan bahwa kelompok tersebut sebelumnya sempat menyampaikan ancaman terhadap aktivitas penerbangan yang memasuki wilayah yang mereka klaim sebagai daerah operasi mereka. Namun demikian, aparat penegak hukum menegaskan bahwa motif pasti di balik penyerangan ini masih terus didalami melalui proses penyidikan yang sedang berlangsung secara intensif.