Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar, BMKG: Pusat Gempa di Laut, Terasa Hingga Makassar

oleh -4 Dilihat
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar, BMKG: Pusat Gempa di Laut, Terasa Hingga Makassar

KabarDermayu.com – Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis pagi, 9 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman dangkal, sehingga guncangannya dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi Barat hingga Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 09.09 WITA dengan parameter awal magnitudo 4,7. Meskipun tergolong gempa dangkal, BMKG memastikan informasi tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring pembaruan hasil analisis.

Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada di laut sekitar 50 kilometer di selatan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Sementara itu, hiposenter atau kedalaman pusat gempa tercatat berada pada kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut.

Gempa dengan kedalaman dangkal seperti ini umumnya lebih mudah dirasakan oleh masyarakat di wilayah sekitar episenter karena energi guncangannya lebih dekat ke permukaan. BMKG menyebut karakteristik gempa tersebut menyebabkan getaran terasa cukup nyata di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat maupun Sulawesi Selatan.

Berdasarkan hasil pemetaan intensitas guncangan, BMKG mencatat gempa dirasakan dengan skala III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di beberapa wilayah. Daerah yang mengalami guncangan pada intensitas tersebut meliputi Kabupaten Majene, Kabupaten Polewali Mandar, dan Kota Parepare.

Pada skala III-IV MMI, getaran umumnya dirasakan nyata di dalam rumah. Sejumlah benda ringan dapat bergoyang, sementara sebagian masyarakat merasakan getaran yang cukup jelas.

Selain wilayah yang berada di sekitar pusat gempa, rambatan getaran juga dirasakan di sejumlah daerah lainnya dengan intensitas II-III MMI. Wilayah yang melaporkan merasakan guncangan antara lain Kabupaten Sidrap, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Gowa, dan Kota Makassar.

Pada intensitas II-III MMI, getaran biasanya dirasakan oleh sebagian orang, terutama mereka yang sedang berada di dalam bangunan atau dalam kondisi diam.

BMKG meneruskan informasi parameter gempa kepada masyarakat sebagai bentuk peringatan dini sekaligus upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan berhati-hati apabila terjadi guncangan lanjutan.

Hingga informasi ini disampaikan, BMKG belum melaporkan adanya potensi tsunami akibat gempa tersebut. Lembaga tersebut juga terus memantau perkembangan aktivitas seismik dan akan menyampaikan pembaruan apabila terdapat perubahan parameter maupun informasi lanjutan terkait gempa bumi yang mengguncang wilayah Polewali Mandar dan sekitarnya.