KabarDermayu.com – Euforia keberhasilan Spanyol menaklukkan Argentina dalam partai final Piala Dunia FIFA 2026 masih menyisakan perdebatan sengit di ruang publik. Salah satu aspek yang paling menyita perhatian adalah kejanggalan dalam foto-foto resmi perayaan juara yang diunggah oleh pihak FIFA melalui kanal media sosial mereka.
Dalam sejumlah dokumentasi yang dipublikasikan tersebut, sosok Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan tidak terlihat. Hal ini memicu spekulasi luas bahwa FIFA sengaja melakukan penyuntingan atau pemotongan gambar untuk meniadakan kehadiran Trump, menyusul respons negatif yang muncul saat ia berada di panggung penyerahan trofi.
Berdasarkan laporan dari The Telegraph pada Selasa, 21 Juli 2026, insiden bermula ketika Donald Trump naik ke atas panggung untuk mendampingi Presiden FIFA, Gianni Infantino. Trump sempat berdiri di samping Infantino guna memberikan apresiasi kepada para pemain Spanyol, sebelum akhirnya menyerahkan trofi juara kepada kapten tim, Rodri.
Momen penyerahan trofi tersebut tampak canggung. Gelandang Manchester City itu terlihat sempat menahan diri untuk tidak segera mengangkat piala. Bahkan, Rodri tertangkap kamera memberikan isyarat agar Trump bergeser dari posisi tengah, sebelum akhirnya ia merayakan kemenangan bersama rekan setimnya. Meski begitu, Trump tetap bertahan di bagian depan panggung sehingga wajahnya masih terekam dalam momen krusial tersebut.
Keanehan baru muncul ketika FIFA mengunggah foto perayaan tersebut ke platform X. Dalam unggahan resmi tersebut, bagian foto yang memperlihatkan Donald Trump telah dihilangkan melalui teknik pemotongan gambar. Selain Trump, akun resmi Piala Dunia FIFA juga terlihat tidak menampilkan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, dalam unggahan mereka.
Perbedaan mencolok terlihat pada unggahan akun resmi tim nasional Spanyol. Mereka justru menampilkan foto yang menyertakan pelatih Luis de la Fuente. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memilih menggunakan dokumentasi yang diambil beberapa saat setelah Trump dan Gianni Infantino turun dari panggung, sehingga sosok Presiden Amerika Serikat tersebut tidak muncul dalam bingkai foto mereka.
Respons Negatif Suporter terhadap Trump
Kehadiran Trump di stadion sepanjang laga final memang tidak berjalan mulus. Sejak pertandingan dimulai, ia disambut dengan sorakan serta cemoohan dari ribuan penonton yang memadati tribune. Ketidaksukaan penonton ini disinyalir berkaitan dengan prosedur pengamanan yang sangat ketat akibat kehadiran sang presiden.
Kebijakan pengamanan tersebut berdampak pada antrean panjang yang harus dilalui oleh para penonton maupun awak media untuk memasuki area stadion. Selain itu, terdapat sejumlah laporan mengenai kendala teknis yang terjadi tepat sebelum peluit kick-off dibunyikan.
Suasana semakin memanas ketika wajah Trump muncul di layar raksasa stadion setelah ia tiba dengan helikopter kepresidenan, Marine One. Saat ia berjalan menuju lapangan bersama Infantino, sorakan negatif dan siulan keras menggema di seluruh penjuru stadion. Bahkan saat ia berjabat tangan dengan tokoh penting seperti Ketua Newcastle United, Yasir Al-Rumayyan, kebisingan suara penonton tercatat melonjak hingga 84 desibel dari rata-rata normal 78 desibel.





