Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: Aksi Cepat Tanggap Gulkarmat

oleh -5 Dilihat
Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta: Aksi Cepat Tanggap Gulkarmat

KabarDermayu.com – Upaya pemadaman intensif tengah dilakukan oleh petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyusul insiden kebakaran hebat yang melanda gedung kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.

Kejadian yang menyita perhatian publik ini dilaporkan pertama kali melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 pada pukul 21.30 WIB. Respon cepat ditunjukkan oleh petugas Gulkarmat yang tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu sepuluh menit setelah menerima laporan, tepatnya pada pukul 21.41 WIB, untuk segera memulai operasi pemadaman.

Dalam upaya menjinakkan si jago merah yang melahap gedung perkantoran pemerintah tersebut, Gulkarmat awalnya mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan dukungan 10 personel. Namun, melihat skala kebakaran yang cukup besar, eskalasi penanganan dilakukan dengan menambah armada secara bertahap hingga mencapai 20 unit mobil pemadam dengan 100 personel yang diterjunkan ke lokasi.

Hingga memasuki Sabtu dini hari, 8 Agustus 2026, situasi di tempat kejadian perkara masih dalam status penanganan aktif. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, yang memantau langsung proses pemadaman, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan konfirmasi mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kan itu masih penyelidikan dan proses operasi juga belum selesai,” ujar Bayu saat memberikan keterangan di lokasi kejadian pada Sabtu dini hari.

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan bahwa fase pemadaman kini telah bergeser ke tahap pendinginan. Langkah ini krusial dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh titik api telah padam sepenuhnya dan tidak ada potensi munculnya kembali api (re-ignition) yang dapat membahayakan struktur bangunan yang tersisa.

Demi memastikan keamanan area gedung secara menyeluruh, otoritas kebakaran bahkan menambah kembali kekuatan personel dan armada. Tercatat sebanyak 37 unit mobil pemadam kebakaran beserta 180 personel dikerahkan untuk menuntaskan proses pemadaman dan pendinginan di gedung Bapenda tersebut.

Sebagai informasi tambahan, gedung Bapenda DKI Jakarta merupakan salah satu fasilitas vital yang melayani urusan perpajakan daerah. Kejadian kebakaran pada gedung-gedung pemerintahan seperti ini menuntut perhatian khusus terkait sistem proteksi kebakaran dan mitigasi bencana di kawasan perkantoran padat penduduk di Jakarta Pusat.

Hingga laporan ini disusun, petugas masih terus melakukan penyisiran di setiap lantai gedung untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif. Fokus utama tim Gulkarmat saat ini adalah menuntaskan proses pendinginan sebelum nantinya pihak berwenang melakukan investigasi lebih mendalam terkait penyebab pasti timbulnya api di gedung tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan situasi di sekitar lokasi kejadian, mengingat mobilitas petugas di lapangan masih cukup tinggi hingga pagi hari ini.