Rencana Pramono Renovasi Kalijodo: Melanjutkan Legacy Ahok

oleh -10 Dilihat
Rencana Pramono Renovasi Kalijodo: Melanjutkan Legacy Ahok

KabarDermayu.com – Kawasan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo di Penjaringan, Jakarta Utara, kini tengah menjadi sorotan tajam menyusul beredarnya konten viral di media sosial terkait dugaan penyimpangan di lokasi tersebut. Menanggapi situasi ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan total di kawasan yang memiliki nilai historis pembangunan tersebut.

Pramono secara terbuka menyatakan bahwa dirinya telah menerima laporan berupa rekaman video yang menunjukkan adanya tindakan tidak terpuji di area RPTRA. Temuan tersebut mencakup indikasi pungutan liar (pungli) terhadap pengunjung serta adanya aktivitas pesta minuman keras di ruang publik yang seharusnya ramah bagi keluarga dan anak-anak.

Dalam keterangannya di Gedung PMI DKI Jakarta pada Kamis, 17 September 2026, Pramono mengungkapkan bahwa instruksi tegas telah diberikan kepada jajaran terkait. “Saya kebetulan sudah mendapatkan video tentang Kalijodo. Dan sebenarnya kemarin saya sudah minta kepada Dinas Pertamanan, Satpol PP untuk melakukan penertiban,” ujarnya.

Langkah cepat pun telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara bersama Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) langsung bergerak melakukan penyisiran ke lokasi kejadian. Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Budhi Novian, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan mendalam untuk mengumpulkan bahan serta keterangan terkait dugaan pungli sebesar Rp10 ribu bagi pengendara motor.

Budhi memastikan bahwa saat ini kondisi di lapangan telah lebih kondusif. Praktik pungutan liar yang sempat dikeluhkan warga diklaim sudah tidak lagi terjadi. Begitu pula dengan temuan botol minuman keras yang terekam dalam video viral, petugas telah melakukan penyisiran hingga pemeriksaan ke warung-warung di sekitar kawasan RPTRA Kalijodo untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas yang melanggar ketertiban umum.

Di balik Rencana renovasi ini, Pramono Anung menaruh perhatian khusus pada aspek sejarah kawasan tersebut. Ia secara terbuka mengakui bahwa Kalijodo merupakan salah satu peninggalan atau legacy penting dari era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta periode 2014, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok.

“Saya melihat Kalijodo sebagai legacy peninggalan Pak Ahok, menurut saya hal yang sangat baik untuk dilakukan perbaikan kembali,” ungkap Pramono.

Sebagai informasi, kawasan Kalijodo telah melalui transformasi besar sejak tahun 2016, di mana area yang dulunya dikenal sebagai kawasan hiburan malam diubah menjadi ruang terbuka hijau dan fasilitas publik yang representatif. Upaya renovasi yang direncanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi utama Kalijodo sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan edukatif bagi masyarakat Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji untuk terus mengawasi kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Masyarakat diharapkan dapat turut serta menjaga fasilitas umum dengan melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan kepada pihak berwenang, sehingga fungsi RPTRA Kalijodo sebagai warisan publik dapat terus terjaga dengan baik.