Trump Dikritik Gara-gara Lelucon Soal Atlet Transgender

oleh -5 Dilihat
Trump Dikritik Gara-gara Lelucon Soal Atlet Transgender

KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai kritik tajam setelah melakukan aksi kontroversial meniru seorang atlet transgender saat berpidato di The Villages, Florida. Acara yang awalnya difokuskan pada kebijakan Jaminan Sosial dan Medicare itu berubah menjadi panggung bagi Trump untuk melontarkan anekdot yang dianggap banyak pihak tidak pantas.

Dalam pidatonya yang berlangsung selama 94 menit, Trump awalnya membahas mengenai kebijakan Jaminan Sosial. Namun, perhatiannya kemudian beralih pada isu atlet transgender dalam dunia olahraga.

Menurut laporan Daily Express US pada Senin, 4 Mei 2026, Trump memeragakan sebuah adegan di mana seorang atlet perempuan kesulitan mengangkat beban, sementara seorang atlet transgender berhasil melakukannya dengan mudah. Aksi ini dilakukan tak lama setelah Trump menyampaikan pandangannya mengenai larangan atlet transgender di olahraga perempuan NCAA, yang disambut dengan respons kurang antusias dari audiens.

Sebelum melancarkan aksinya, Trump sempat mengakui bahwa istrinya, Melania Trump, menganggap hal tersebut kurang pantas dilakukan oleh seorang presiden. Meski begitu, ia tetap melanjutkan aksinya.

“Istri saya tidak suka kalau saya melakukan bagian angkat besi. Katanya itu tidak mencerminkan sikap seorang presiden,” ujar Trump saat itu.

Dalam pertunjukannya di hadapan para pensiunan di Florida, Trump menggambarkan sebuah adegan secara dramatis. Ia menceritakan perjuangan seorang atlet perempuan yang berusaha mengangkat beban, lengkap dengan narasi seorang ibu yang memberikan dukungan.

“Dia bangkit dan mencoba mengangkatnya. Ayo sayang, ibunya berteriak. ‘Sayang, ibu sayang kamu’, Lalu dia menjawab ‘Bu, aku tidak bisa’. Akhirnya dia gagal dan merasa hancur,” tutur Trump, menggambarkan kekecewaan atlet perempuan tersebut.

Selanjutnya, Trump menggambarkan kedatangan seorang atlet transgender ke arena. Ia melanjutkan ceritanya dengan nada sarkastis.

“Kemudian datang seorang perempuan muda yang sebelumnya laki-laki belum lama ini. Dia sebenarnya atlet yang sangat buruk, bahkan berada di posisi paling bawah. Lalu dia pindah ke sisi lain. Orang ini bisa saja mengangkat tambahan 150 pon (68kg). Semua ini gila,” ucap Trump, menyiratkan ketidakadilan dalam kompetisi.

Perlu dicatat, ini bukanlah kali pertama Trump mengutip pandangan istrinya, Melania, dalam pidato kenegaraannya. Pada Januari lalu, saat berbicara di Kennedy Center, ia juga sempat mengutip ucapan Melania terkait performa buruk seorang atlet angkat besi.

“Sayang, tolong bagian angkat besi itu buruk sekali,” kata Trump menirukan ucapan istrinya saat itu.

Hal serupa juga pernah ia lakukan saat berada di Alabama tahun sebelumnya. Ia sempat berkelakar bahwa istrinya tidak menyukai bagian pidatonya tersebut dan menyalahkan pihak kampus karena memaksanya melakukannya. Candaan mengenai ketidaksetujuan sang istri ini bahkan terasa seperti bagian dari materi yang telah ia persiapkan.

Meskipun acara di The Villages pada Jumat itu seharusnya difokuskan pada kebijakan Jaminan Sosial dan Medicare, Trump justru lebih banyak membahas isu lain. Ia bahkan mengakui bahwa ia tidak terlalu mendalami detail kebijakan tersebut.

Trump kemudian memperkenalkan Mehmet Oz, administrator Centers for Medicare and Medicaid Services, sambil menegaskan bahwa urusan teknis lebih banyak ditangani oleh timnya. “Kita punya seseorang di sini yang tahu lebih banyak soal Medicaid, Medicare, dan urusan medis dibanding siapa pun. Ini mungkin perjalanan paling membosankan yang pernah saya jalani. Dia menjelaskan soal Medicare dan Medicaid. Saya hanya ingin menjaga kalian, itu saja. Saya bilang, ‘Anda saja yang urus detailnya’,” jelas Trump.

Aksi Trump tersebut sontak menuai beragam kritik dari publik. Banyak pihak yang menilai tindakan presiden Amerika Serikat itu sangat memalukan dan tidak pantas.

“Trump, Presiden Amerika Serikat yang sedang menjabat, mempermalukan dirinya sendiri dengan berakting konyol di depan kerumunan warga lanjut usia,” tulis akun Twitter @realluamerican11, salah satu kritikus yang vokal.

Komentar lain menyuarakan kekecewaan mendalam. “Dia sudah terlepas dari realitas! Dia orang yang sakit dan kacau, yang seharusnya tidak pernah diizinkan menjadi Presiden!,” tulis seorang pengguna media sosial.

Baca juga: Live Streaming Inter Milan vs Parma: Selangkah Lagi Menuju Gelar Serie A ke-21

Ada pula yang berpendapat lebih tajam, “Presiden paling bodoh sepanjang masa! Bahkan tidak ada yang mendekati!”