Gus Ipul Jamin Pengadaan Sekolah Rakyat Bebas Korupsi

oleh -3 Dilihat
Gus Ipul Jamin Pengadaan Sekolah Rakyat Bebas Korupsi

KabarDermayu.com – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya proses pengadaan pembangunan Sekolah Rakyat harus steril dari praktik korupsi dan manipulasi.

Langkah tegas ini diambil untuk menjamin program pendidikan yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu berjalan secara transparan dan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sudah sampaikan kepada para penanggung jawab, tidak boleh ada lobby, tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada rekayasa, tidak boleh ada hal-hal yang menyimpang dalam proses pengadaan,” tegas Gus Ipul di Surabaya, seperti dilaporkan ANTARA pada Minggu, 3 Mei 2026.

Beliau menjelaskan bahwa seluruh anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat telah melalui perencanaan yang cermat dan akan dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan yang terbuka, termasuk proses lelang resmi dari pemerintah.

Baca juga: Trump Dikritik Gara-gara Lelucon Soal Atlet Transgender

Menurut Gus Ipul, dengan adanya sistem lelang terbuka, hasil pengadaan pembangunan Sekolah Rakyat berpotensi memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan estimasi perencanaan awal.

“Nanti kan akan ada proses lelang, saya tidak terlalu mengerti detail tentang proses lelang itu,” ujarnya, mengakui keterbatasan pengetahuannya pada detail teknis lelang.

Ia memastikan bahwa Kementerian Sosial telah memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa untuk tidak melakukan penyimpangan sekecil apapun.

Gus Ipul menegaskan kesiapannya, bersama Wakil Menteri Sosial, untuk menjadi pihak pertama yang melaporkan jika ditemukan adanya indikasi permainan proyek dalam pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kalau terjadi pelanggaran, kalau terjadi manipulasi, kalau ada kongkalikong, saya dan Pak Wamen sudah berkomitmen akan menjadi pihak pertama yang melaporkan,” katanya dengan nada tegas.

Ia menambahkan bahwa pengawasan yang ketat sangat diperlukan mengingat program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan.

Selain menyediakan pendidikan gratis dengan fasilitas asrama, pemerintah juga berupaya melakukan pemberdayaan terhadap keluarga siswa melalui berbagai bantuan sosial dan program pelatihan keterampilan.

“Mereka dapat bansos (bantuan sosial), lengkap nanti juga didorong menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” jelasnya.

Gus Ipul menambahkan bahwa keluarga siswa Sekolah Rakyat juga akan mendapatkan dukungan melalui program rumah tidak layak huni, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), hingga pelatihan ekonomi produktif agar mereka dapat mencapai kemandirian ekonomi.