PT Berdikari Bersama Pakar dan BRIN Percepat Hilirisasi Ayam Terintegrasi

oleh -6 Dilihat
PT Berdikari Bersama Pakar dan BRIN Percepat Hilirisasi Ayam Terintegrasi

KabarDermayu.com – PT Berdikari menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempercepat Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Sebagai langkah nyata, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor peternakan ini mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta, yang dihadiri oleh para akademisi, ilmuwan, dan perwakilan pemerintah.

Konsolidasi lintas sektor ini bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan hilirisasi, yang diharapkan dapat membuka era baru bagi industri peternakan di Indonesia.

Proyek HAT merupakan proyek prioritas nasional yang berada di bawah pengawasan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Kementerian Pertanian (Kementan).

Tujuan utama proyek ini adalah menjaga stabilitas ketahanan pangan, menjamin pasokan protein hewani, serta menjadi pilar pendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pentingnya forum ini tercermin dari kehadiran tokoh-tokoh kunci, seperti Tenaga Ahli Mentan Prof. Dr. Ir. Ali Agus, Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementan Dr. Ir. Harry Suhada, Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof. Ir. Budi Guntoro, dan Kepala Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN Dr. Delicia Yunita Rahman.

Dalam forum tersebut, Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi, mengajak seluruh elemen, termasuk akademisi dan badan riset, untuk berpartisipasi aktif dalam merancang terobosan inovatif.

“Kami membuka inovasi kolaborasi untuk membuat atau mendesain proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi agar tercipta seperti harapan kita semua,” ujar Maryadi kepada para peserta forum, sebagaimana dikutip pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi berskala besar adalah kunci untuk mencapai kemandirian pangan. Maryadi memastikan bahwa BUMN yang dipimpinnya akan terus berkontribusi memberikan manfaat nyata bagi ekonomi kerakyatan.

“Kami selaku korporasi senang bisa membantu masyarakat, khususnya peternak rakyat maupun negara nanti bisa saling kolaborasi dengan semua stakeholder yang ada,” tambah Maryadi.

Baca juga: Kedatangan Mantan Mekanik Max Verstappen ke McLaren: Sinyal Pindah ke Tim Lain?

Dengan percepatan program HAT dan sinergi yang dihasilkan dari FGD ini, PT Berdikari memiliki optimisme tinggi. Perusahaan meyakini langkah ini akan sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan industri peternakan yang modern, efisien, dan berdaya saing global, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.