KabarDermayu.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam upaya pemberantasan judi online.
Beliau menyatakan bahwa setiap penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti bermain judi online akan langsung dihapus dari daftar penerima.
Pernyataan ini disampaikan Cak Imin usai melakukan pertemuan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, 12 Mei 2026.
Baca juga: Thalita Lolos ke Thailand Open 2026 Setelah Pulih dari Cedera
“Sampai hari ini terus kita atasi ya. Langsung yang menggunakan bantuan sosial untuk judi online, langsung otomatis dicoret dari penerima bantuan,” ujar Cak Imin kepada awak media.
Cak Imin menambahkan bahwa pemerintah telah memiliki data mengenai masyarakat penerima bansos yang terlibat dalam aktivitas judi online. Data tersebut, menurutnya, tersimpan lengkap di Kementerian Sosial (Kemensos).
“Sudah, tapi ada di Kemensos lengkap,” tegasnya.
Selain isu judi online, Cak Imin juga mengungkapkan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat kelas menengah. Beliau menilai bahwa segmen ini kini semakin rentan terhadap berbagai tantangan.
Oleh karena itu, pemerintah telah mempersiapkan berbagai skema dukungan untuk masyarakat yang berada di kelas menengah. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ya, kita punya program 10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas. Salah satunya agar UMKM kita tumbuh dan melahirkan kelas menengah yang kuat, yang tumbuh,” pungkas Cak Imin, menggarisbawahi pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif.





