Agen Lion Parcel Bali: Peluang Bisnis Pengiriman Wisatawan Melonjak

oleh -6 Dilihat
Agen Lion Parcel Bali: Peluang Bisnis Pengiriman Wisatawan Melonjak

KabarDermayu.com – Para wisatawan yang berkunjung ke Bali seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan ketika hendak kembali ke negara asal mereka.

Koper yang membengkak karena oleh-oleh, biaya tambahan bagasi pesawat yang menguras kantong, serta kerepotan membawa banyak barang menjadi beberapa kendala yang kerap dihadapi.

Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, menyoroti bagaimana sektor logistik kini semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk dalam aktivitas pariwisata.

Ia menjelaskan bahwa tingginya mobilitas wisatawan secara otomatis menciptakan permintaan pengiriman barang yang terus meningkat.

“Kami melihat hal ini bukan hanya menjadi peluang untuk menghadirkan layanan yang memudahkan pelanggan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui kemitraan agen Lion Parcel,” ujar Febri dalam sebuah keterangan tertulis pada Kamis, 28 Mei 2026.

Menjawab kebutuhan tersebut, Lion Parcel telah membangun jaringan agen yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Bali. Agen-agen ini berfungsi sebagai garda terdepan dan titik akses layanan logistik bagi para pelanggan.

Keberadaan agen Lion Parcel di Bali sangat memudahkan wisatawan dalam mengakses layanan pengiriman barang secara lebih praktis dan dekat dengan lokasi mereka.

Di sisi lain, kehadiran agen-agen ini juga membuka pintu rezeki bagi masyarakat lokal. Melalui skema kemitraan, Lion Parcel turut mendorong tumbuhnya usaha-usaha lokal yang berpotensi berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan pengiriman.

“Terutama di wilayah-wilayah yang memiliki aktivitas pariwisata yang tinggi,” tambahnya.

Dalam menghadapi tantangan logistik saat liburan, layanan pengiriman barang menjadi solusi yang kian populer di kalangan wisatawan. Hal ini dirasakan langsung oleh Muhammad Ekhsan, seorang agen Lion Parcel di Bali.

Ekhsan sehari-hari melayani kebutuhan pengiriman wisatawan yang ingin mempermudah perjalanan pulang mereka dengan mengirimkan oleh-oleh atau barang lainnya.

“Saat musim liburan atau momen long weekend, permintaan pengiriman meningkat secara signifikan,” ungkap Ekhsan.

Ia menambahkan bahwa banyak wisatawan memilih opsi ini karena dinilai lebih praktis dan hemat biaya dibandingkan membawa barang langsung ke pesawat.

Sebagai ilustrasi, tarif pengiriman Lion Parcel untuk rute Denpasar ke Jakarta berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 37.000 per kilogram, tergantung pada jenis layanan pengiriman yang dipilih oleh pelanggan.

Baca juga: AS Alokasikan Dana Triliunan untuk Iran di Tengah Perpanjangan Gencatan Senjata

“Dari situ saya melihat kebutuhan logistik di kawasan wisata memang sangat besar dan terus berulang. Destinasi pengiriman wisatawan domestik pun beragam, termasuk Medan dan Makassar sebagai dua kota destinasi tertinggi,” pungkasnya.