Alasan Penting Autopsi yang Jarang Diketahui Menurut dr Sumy Hastry

oleh -4 Dilihat
Alasan Penting Autopsi yang Jarang Diketahui Menurut dr Sumy Hastry

KabarDermayu.com – Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, seorang ahli forensik Polri, seringkali merasa prihatin dan gemas melihat penolakan autopsi oleh keluarga korban di Indonesia.

Penolakan ini menjadi kendala bagi pihak kepolisian yang membutuhkan petunjuk dari tubuh jenazah untuk mengungkap suatu kasus.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Maia ALELDUL TV, dr. Sumy Hastry menjelaskan betapa pentingnya proses autopsi dan kerugian yang timbul akibat penolakan tersebut.

Ia mengungkapkan kekecewaannya karena penolakan autopsi dapat membuat pelaku kejahatan lolos dari jeratan hukum.

“Saya sih kadang gemes, kenapa ya menolak (autopsi). Karena apa? Karena dengan menolak itu pelaku bisa nggak dapat kan. Kita kan nggak tahu dia bisa seenaknya. Walaupun autopsinya sulit, tapi kan kita harus mencari bukti apapun yang berada di tubuh ini,” ujarnya.

Proses autopsi, menurut dr. Sumy Hastry, sangat krusial dalam penyidikan untuk mempercepat penyelesaian kasus.

Dengan autopsi, penyebab kematian dapat dipastikan, yang menjadi dasar penting bagi keputusan pengadilan.

“Keuntungannya sangat banyak, salah satunya sebab kematian untuk keputusan pengadilan. Kalau tidak diapa-apain, penyidik nggak ketemu petunjuk apapun, pelakunya bisa lepas,” terang dr. Sumy Hastry.

Ia menambahkan bahwa tanpa bukti dari jenazah, penyidik sulit menemukan petunjuk yang kuat.

Bahkan, saksi mata pun bisa saja memberikan keterangan yang tidak akurat, atau bahkan dipengaruhi oleh pihak lain.

“Mungkin penyidik cuma butuh saksi, tapi kan nggak ada (petunjuk) dari jenazah. Saksi cuma dilihat, bisa saja dia disuruh ngomong, padahal bukan dia,” sambungnya.

dr. Sumy Hastry memahami bahwa kesedihan mendalam seringkali membuat keluarga korban enggan jenazah orang terkasihnya diotopsi.

Selain itu, keyakinan agama yang menekankan agar jenazah segera dimakamkan juga menjadi pertimbangan.

Namun, dari sudut pandang ilmiah dan hukum, proses autopsi membutuhkan waktu untuk mendapatkan petunjuk yang berharga.

Oleh karena itu, dr. Hastry berupaya terus menerus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya autopsi.

Ia berharap pemahaman masyarakat tentang manfaat autopsi dapat meningkat, sehingga penolakan terhadap prosedur vital ini dapat berkurang.

“Jadi saya sendiri harus terus mengedukasi untuk (masyarakat) mengerti pentingnya autopsi,” pungkasnya.