AS Janji Cabut Sanksi Iran dalam Perjanjian Damai

oleh -5 Dilihat
AS Janji Cabut Sanksi Iran dalam Perjanjian Damai

KabarDermayu.com – Amerika Serikat (AS) telah menyatakan komitmennya untuk mencabut sanksi terhadap Iran. Komitmen ini tertuang dalam draf perjanjian akhir yang mencakup nota kesepahaman (MoU) antara kedua negara. Laporan ini dirilis oleh kantor berita Iran, IRNA, pada Rabu, 17 Juni.

Dalam dokumen tersebut, AS berjanji untuk mengakhiri seluruh jenis sanksi yang dijatuhkan terhadap Iran. Sanksi ini meliputi sanksi dari Dewan Keamanan PBB, Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), serta sanksi sepihak AS, baik yang bersifat primer maupun sekunder. Pencabutan sanksi ini akan dilakukan dalam jangka waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak dan menjadi bagian integral dari perjanjian akhir.

Sebelumnya, Iran telah menyampaikan bahwa perjanjian akhir akan melalui proses negosiasi yang ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan MoU. Fokus utama negosiasi ini adalah penyelesaian isu nuklir Iran.

Namun, MoU yang dipublikasikan oleh IRNA juga mengindikasikan adanya kemungkinan perpanjangan tenggat waktu. Paragraf ketiga dalam MoU tersebut menyebutkan bahwa para pihak memiliki opsi untuk memperpanjang batas waktu yang telah ditetapkan guna mencapai kesepakatan final.

Dalam penegasan komitmennya, Iran secara eksplisit menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir. Pernyataan ini tercantum jelas dalam paragraf kedelapan MoU.

“Iran menegaskan kembali bahwa negara tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir,” demikian bunyi paragraf kedelapan di MoU tersebut. Komitmen ini menjadi salah satu pilar penting dalam upaya penyelesaian isu nuklir Iran.

Lebih lanjut, memorandum tersebut juga mengatur bahwa Teheran dan Washington akan menyelesaikan isu terkait material nuklir Iran. Seluruh proses penyelesaian ini akan berada di bawah pengawasan ketat dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Langkah ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program nuklir Iran.