KabarDermayu.com – PT ASABRI (Persero) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para pesertanya, terutama yang telah memasuki masa purna tugas. Melalui Program Gerakan Peduli Hunian Layak Peserta ASABRI (GRIYA), perusahaan ini berupaya menyediakan tempat tinggal yang memadai bagi para pensiunan yang belum memiliki hunian yang layak.
Program GRIYA kali ini difokuskan pada perbaikan rumah milik Sayuti, seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI yang terakhir bertugas di Kesdam IX/Udayana. Lokasi perbaikan rumah ini berada di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Proses perbaikan memakan waktu sekitar tiga bulan, dimulai dari Desember 2025 hingga Februari 2026.
Fokus utama perbaikan meliputi peningkatan sirkulasi udara, penataan ruang yang lebih efisien, serta aspek keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan bagi penghuninya. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hunian yang sehat dan aman.
Direktur Utama ASABRI, Jeffry Haryadi P M, menjelaskan bahwa Program GRIYA merupakan wujud tanggung jawab moral perusahaan terhadap para peserta ASABRI yang telah purna tugas. Program ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto mengenai pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Baca juga: Penyaluran MBG BGN Diubah Jadi 5 Hari Pasca-Efisiensi, Sistem Bundling Dihapus
“Program GRIYA adalah wujud nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ASABRI. Kami ingin memastikan bahwa peserta yang telah mengabdikan diri untuk negara tetap mendapatkan perhatian dan dukungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak di masa purna tugas,” ujar Jeffry dalam keterangannya pada Selasa, 26 Mei 2026.
Sayuti, yang menerima manfaat program ini melalui anaknya, Hikmayani, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan ASABRI. Perbaikan rumah ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi keluarga Sayuti.
“Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan ASABRI. Rumah orang tua kami kini menjadi layak, aman dan nyaman untuk ditempati,” ungkap Hikmayani. Program ini menegaskan upaya ASABRI dalam memastikan para peserta purna tugas mendapatkan akses terhadap hunian yang layak, sebagai bagian integral dari pembangunan nasional yang inklusif.
Lebih lanjut, program ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Secara spesifik, program ini mendukung SDG’s Nomor 11, yang berfokus pada penciptaan Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan. Penekanan pada hunian yang aman dan layak huni bertujuan untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.
Kepala Kantor Cabang ASABRI Mataram, Nugrah Wahyu Wicaksono, menyatakan harapannya agar program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi para penerima manfaat. Kehadiran ASABRI secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat dirasakan.
“Kami berharap bedah rumah ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi Bapak Sayuti dan keluarga. Ini adalah bentuk kehadiran ASABRI secara langsung di tengah peserta, sekaligus komitmen kami dalam menjalankan TJSL yang berdampak di wilayah Mataram,” tutur Nugrah.
ASABRI berkomitmen untuk terus mendampingi para pesertanya, mulai dari masa aktif mengabdi hingga memasuki masa pensiun. Dukungan ini tidak hanya terbatas pada pemberian asuransi sosial dan pensiun, tetapi juga melalui program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata. Melalui Program GRIYA, ASABRI berupaya melayani pesertanya dengan sepenuh hati.
Perusahaan ini ingin memastikan bahwa kepeduliannya terus hadir di setiap fase kehidupan peserta. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen ASABRI dalam menjaga kesejahteraan pesertanya secara berkelanjutan, menciptakan dampak positif yang luas.





