Budaya Kerja Apresiatif: PNM Gelar Excellence Awards 2026

oleh -3 Dilihat
Budaya Kerja Apresiatif: PNM Gelar Excellence Awards 2026

KabarDermayu.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyelenggarakan Excellence Awards 2026 sebagai upaya membangun budaya kerja yang penuh apresiasi di antara lebih dari 70 ribu karyawannya.

Perusahaan menyadari bahwa transformasi internal yang kuat seringkali berawal dari perubahan dalam cara karyawan berinteraksi, saling menghargai, berbagi praktik terbaik, dan berinovasi di lingkungan kerja masing-masing.

Setelah 27 tahun beroperasi dan berkembang pesat di seluruh penjuru Indonesia, PNM membutuhkan budaya kerja yang tidak hanya kokoh, tetapi juga hidup dan terasa dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Budaya ini tercermin dari semangat para insan PNM yang terus belajar, menunjukkan empati, saling mendukung, melayani nasabah dengan sepenuh hati, serta berani berinovasi dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.

Dalam semangat inilah, PNM Excellence Award 2026 digagas. Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang apresiasi, tetapi juga sebagai pendorong utama transformasi budaya kerja internal perusahaan.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk menumbuhkan budaya kerja yang lebih produktif, kolaboratif, dan adaptif. Hal ini dicapai melalui pengakuan terhadap karyawan yang telah memberikan kontribusi terbaiknya.

“Dengan tema ‘The Symphony of Excellence’, PNM ingin menggambarkan bahwa kinerja unggul tidak lahir dari satu individu saja, melainkan dari harmoni peran, kerja sama, dan semangat kolektif di seluruh lini perusahaan,” ujar Kindaris dalam keterangannya pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa perubahan budaya kerja memerlukan ruang yang mampu menggerakkan, menginspirasi, dan memberikan contoh nyata bagi seluruh anggota organisasi.

“PNM Excellence Award 2026 merupakan bagian integral dari upaya kami untuk membangun budaya kerja yang terus bergerak maju,” tegas Kindaris.

Menurutnya, apresiasi bukan sekadar memberikan penghargaan, melainkan menyalakan semangat agar setiap insan PNM merasa termotivasi untuk berinovasi, saling belajar, dan membawa praktik baik ke dalam lingkungan kerja mereka.

“Setelah 27 tahun berdiri dan kini memiliki lebih dari 70 ribu insan PNM, transformasi harus tumbuh dari kolaborasi dan kesadaran bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan ini juga menjadi katalisator untuk mempercepat lahirnya budaya kerja yang berbasis kinerja atau ‘performance-driven culture’. Melalui ajang ini, praktik baik yang sebelumnya hanya berkembang di satu unit kerja dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh unit kerja lainnya.

Inovasi yang berhasil diterapkan dapat direplikasi, semangat kepemimpinan dapat diselaraskan, dan rasa bangga sebagai insan PNM dapat terus dibangun. Dengan begitu, transformasi tidak berhenti sebagai arahan, tetapi bergerak menjadi kebiasaan yang hidup dalam cara kerja sehari-hari.