KabarDermayu.com – Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyatakan komitmennya untuk menyampaikan aspirasi para buruh industri hasil tembakau kepada pemerintah pusat. Pernyataan ini disampaikan setelah pihaknya menerima masukan dari serikat pekerja mengenai rencana standarisasi bentuk dan warna kemasan rokok atau yang dikenal dengan istilah plain packaging.
Langkah ini ditegaskan oleh Bupati Ischak usai acara penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang berlangsung di Kabupaten Tegal pada Kamis, 9 Juli 2026.
Bupati Ischak menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan meneruskan aspirasi yang disampaikan oleh para buruh tersebut melalui sebuah surat resmi kepada pemerintah pusat. Hal serupa pernah dilakukan sebelumnya ketika muncul wacana mengenai kenaikan tarif cukai rokok.
Penyampaian aspirasi ini dianggap krusial. “Kami akan menyampaikan melalui surat. Seperti tahun lalu ada wacana kenaikan cukai rokok, kami juga menerima aspirasi dari serikat pekerja berkirim surat ke pemerintah pusat. Ini terkait investasi dan keberlangsungan usaha mereka,” ungkap Ischak dalam keterangan tertulisnya.
Menurut pandangannya, industri hasil tembakau memegang peranan yang sangat penting bagi perekonomian daerah. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, mulai dari para buruh yang bekerja di pabrik hingga petani tembakau dan cengkih.
Selain kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja, sektor ini juga menjadi sumber pendapatan signifikan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pendapatan ini kemudian dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mendanai berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Tegal secara simbolis menyalurkan BLT DBHCHT. Bantuan ini diberikan kepada 2.975 penerima manfaat yang mencakup buruh pabrik rokok, serta buruh tani yang bergerak di sektor tembakau dan cengkih.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi para penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat dan secara efektif menjaga daya beli para pekerja yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertembakauan.





