KabarDermayu.com – CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, memberikan tanggapan terkait isu akuisisi saham perusahaan Prancis, Eramet, di PT Weda Bay Nickel (WBN) yang berlokasi di Maluku Utara.
Rosan menyatakan bahwa Danantara Indonesia memiliki keterbukaan terhadap berbagai peluang investasi strategis di tanah air. Hal ini termasuk kemungkinan untuk mengakuisisi saham perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
“Kita sih pada dasarnya terbuka, ya atas diskusi kemudian pembicaraan mengenai investasi yang ada di Indonesia dan kita kan Danantara ini bisa menjadi strong local partner juga, kan ya,” ujar Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 13 Mei 2026, seperti dilansir dari ANTARA.
Ia menjelaskan bahwa proses pembicaraan terkait rencana akuisisi ini masih berada pada tahap awal. Belum ada keputusan final yang diambil mengenai kelanjutan rencana tersebut.
Lebih lanjut, Rosan menyampaikan harapannya agar kehadiran Danantara dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat posisi Indonesia di berbagai proyek strategis nasional.
Baca juga: Surat Kerry Riza untuk Prabowo: Harapan Bantuan untuk Keadilan
“Kita terbuka kok. Kita diskusi juga dengan Eramet,” imbuhnya.
Sebelumnya, pada tahun 2025, CEO Eramet Indonesia, Jerome Baudelet, pernah menyampaikan bahwa adanya diskusi intensif mengenai kerja sama investasi strategis di sektor nikel dengan Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA).
Danantara dan INA bersama dengan perusahaan tambang asal Prancis, Eramet, memang telah menjajaki pembentukan sebuah platform investasi strategis di sektor nikel. Fokusnya adalah mencakup seluruh rantai pasok, dari hulu hingga hilir.
Pada kesempatan terpisah, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang berkelanjutan dan terintegrasi di Indonesia.
Pandu Sjahrir menambahkan bahwa dalam kemitraan ini, Danantara dan INA akan bertanggung jawab dalam mengelola pembiayaan jangka panjang untuk mendukung pengembangan investasi. Sementara itu, Eramet akan memberikan kontribusi melalui keahlian teknisnya serta pengalamannya dalam mengelola proyek pertambangan berskala besar yang sesuai dengan standar keberlanjutan internasional.





