DPR Sambut Dubes Thailand, Diskusi Mata Uang Dagang dan Wisatawan

oleh -4 Dilihat
DPR Sambut Dubes Thailand, Diskusi Mata Uang Dagang dan Wisatawan

KabarDermayu.com – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, dari Fraksi PDIP, menyambut kunjungan Duta Besar Thailand untuk Indonesia di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Thailand dalam berbagai sektor strategis.

Utut Adianto menyatakan bahwa fokus utama pertemuan adalah peningkatan perdagangan antara kedua negara. Ia secara spesifik menyebutkan keinginan untuk meningkatkan penggunaan mata uang Bath dan Rupiah dalam transaksi perdagangan. Selain itu, upaya untuk mendongkrak jumlah wisatawan dari Thailand ke Indonesia juga menjadi agenda penting.

Dalam diskusi tersebut, salah satu isu krusial yang diangkat adalah hambatan ekonomi yang muncul pasca-konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pembahasan ini mencakup potensi peningkatan kunjungan wisatawan Thailand ke Indonesia sebagai salah satu dampaknya.

Lebih lanjut, kedua belah pihak menjajaki peluang kerja sama perdagangan bilateral. Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan antara Indonesia dan Thailand menjadi salah satu poin penting yang dibahas untuk mempermudah dan mengefisienkan arus barang.

Di sisi lain, Utut Adianto juga menyinggung isu terkait pemerintah Myanmar. Ia menyampaikan keluhan pemerintah Myanmar mengenai perlakuan diskriminatif dari blok ASEAN. Hal ini timbul setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pekan lalu yang memutuskan untuk tidak mengundang perwakilan kepemimpinan Myanmar pasca-kudeta.

Baca juga: Belanja Pemerintah Tinggi Jaga Momentum Ekonomi Kuartal I

Meskipun Utut mengakui bahwa isu Myanmar bukan merupakan urusan langsung dari Komisi I DPR RI, melainkan domain Kementerian Luar Negeri, ia menegaskan bahwa DPR RI akan turut mendorong agar Myanmar dapat kembali terintegrasi dalam keanggotaan ASEAN.