Ekspor Kopi, Teh, Kakao Jabar: WITEX 2026 Buka Pasar Global

oleh -6 Dilihat
Ekspor Kopi, Teh, Kakao Jabar: WITEX 2026 Buka Pasar Global

KabarDermayu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, akan menyelenggarakan West Java International Tea, Coffee and Cocoa Expo (WITEX) 2026. Acara ini bertujuan untuk memperluas akses pasar ekspor bagi para pelaku usaha kopi, teh, dan kakao dari Jawa Barat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Nining Yulistiani, menjelaskan bahwa WITEX dirancang lebih dari sekadar pameran. Acara ini juga berfungsi sebagai platform yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli internasional serta berbagai lembaga pendukung ekspor.

“WITEX hadir untuk membawa pelaku usaha kopi, teh, dan kakao Jawa Barat masuk ke dalam ekosistem bisnis global. Melalui berbagai kegiatan, kami ingin membuka akses pasar dan mempertemukan mereka dengan calon buyer,” ujar Nining pada Selasa, 9 Juni 2026.

Kegiatan ini akan diikuti oleh sebanyak 72 komunitas pelaku usaha. Selain itu, 19 lembaga dan institusi, termasuk Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), akan hadir. Mereka akan memberikan pendampingan terkait perizinan, pembiayaan, hingga pengembangan pasar ekspor.

Selain pameran, WITEX juga akan menyelenggarakan talkshow, workshop, lelang produk, dan business matching. Agenda-agenda ini menjadi fokus utama untuk memberikan kesempatan kepada pelaku usaha mempresentasikan produk mereka secara langsung kepada calon pembeli dari berbagai negara.

Sebanyak 42 buyer dari 11 negara diproyeksikan hadir dalam acara ini. Negara-negara tersebut antara lain Malaysia, Thailand, Filipina, Pakistan, Amerika Serikat, Jerman, dan Arab Saudi. WITEX juga akan menjadi momen pelepasan ekspor dua kontainer kopi asal Jawa Barat yang akan dikirim ke Mesir.

Menurut Nining, kopi, teh, dan kakao dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki potensi besar di Jawa Barat. Potensi ini mencakup sisi produksi maupun peluang di pasar internasional.

“Kami ingin mendorong potensi lokal agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar internasional,” tegasnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan WITEX juga datang dari Kementerian Perdagangan. Analis Perdagangan Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Perkebunan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Irman Adi Purwanto Moefti, menilai kegiatan internasional yang diselenggarakan pemerintah daerah sangat efektif untuk promosi produk Indonesia ke pasar dunia.

“Kegiatan internasional seperti WITEX ini tentunya akan semakin menggiatkan promosi produk Indonesia ke mata dunia. Apalagi kegiatan ini melibatkan banyak pelaku usaha dan eksportir, khususnya dari Jawa Barat,” ungkap Irman.

Ia menambahkan bahwa kehadiran buyer dari berbagai negara merupakan peluang penting untuk memperluas pasar ekspor produk perkebunan Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada negara tujuan ekspor tertentu dan membuka pasar-pasar baru yang potensial.

“Dengan hadirnya buyer dari berbagai negara, pasar ekspor kopi, kakao, dan teh diharapkan semakin terdiversifikasi. Potensi pasar di Timur Tengah, Afrika Utara, hingga Rusia sangat terbuka, terutama untuk komoditas teh,” pungkasnya (LAN).