KabarDermayu.com – Melalui Kisah Legendaris, VIVA Sport mengajak pembaca bernostalgia dengan berbagai cerita menarik dari dunia olahraga. Kali ini, kita akan mengenang momen ikonik dari Piala Dunia 2010.
Gol yang dicetak oleh Siphiwe Tshabalala pada Piala Dunia 2010 masih sering disebut sebagai salah satu gol paling berkesan dalam sejarah sepak bola. Keindahan gol tersebut semakin diperkuat oleh komentar penuh emosi dari komentator legendaris, Peter Drury, yang hingga kini terus dikenang oleh para penggemar sepak bola.
Peristiwa bersejarah ini terjadi pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2010. Tuan rumah, Afrika Selatan, berhadapan dengan Meksiko di Soccer City, Johannesburg. Turnamen ini memiliki makna istimewa karena merupakan kali pertama Piala Dunia diselenggarakan di Benua Afrika.
Suasana di stadion pada malam itu sangat luar biasa. Gemuruh suara vuvuzela memenuhi seluruh penjuru stadion. Jutaan pasang mata di seluruh dunia tertuju pada momen pembuka turnamen sepak bola terbesar ini.
Kemudian, muncullah momen yang mengubah segalanya. Pada menit ke-55, Tshabalala menerima umpan cepat di sisi kiri serangan Afrika Selatan. Tanpa ragu, ia melepaskan tendangan keras kaki kiri yang meluncur deras ke pojok atas gawang Meksiko. Kiper lawan tidak mampu berbuat apa-apa.
Seluruh stadion langsung bergemuruh dalam euforia. Namun, gol spektakuler ini terasa semakin abadi berkat narasi luar biasa dari Peter Drury di ruang komentar.
“Goal Bafana Bafana! Goal for South Africa! Goal for all Africa!” teriak Drury penuh semangat.
Kalimat tersebut langsung melekat kuat di hati para penggemar sepak bola dunia. Banyak yang menilai Peter Drury berhasil menangkap makna emosional dari gol tersebut. Gol itu bukan sekadar gol pembuka turnamen, tetapi juga simbol kebanggaan Afrika di panggung sepak bola terbesar dunia.
Gol Tshabalala menjadi lambang harapan, kebersamaan, dan kebangkitan sepak bola Afrika. Tidak heran jika hingga kini momen tersebut masih sering diputar ulang di media sosial maupun tayangan dokumenter Piala Dunia.
Tak hanya golnya, selebrasi Tshabalala bersama rekan-rekannya juga menjadi salah satu gambar paling ikonik dari Piala Dunia 2010. Tarian khas Afrika yang mereka tampilkan setelah gol tersebut sukses menggambarkan kegembiraan dan semangat seluruh bangsa Afrika Selatan.
Peter Drury sendiri beberapa kali mengakui bahwa momen itu merupakan salah satu pengalaman paling emosional dalam karier komentatornya. Ia merasa suasana stadion, arti besar turnamen, dan cara gol itu tercipta membuat semuanya terasa sempurna.
Baca juga: Pariwisata: Imbauan Menpar untuk Hindari Pesan Akomodasi di Medsos
Bagi banyak pecinta sepak bola, teriakan “TSHABALALAAAA!” dari Peter Drury bukan hanya sekadar komentar biasa. Itu adalah suara yang menandai dimulainya salah satu Piala Dunia paling berkesan sepanjang sejarah.





