Gubernur Andra Soni Buka Kongres IX SEMMI, Harapkan Jadi Wadah Perumusan Arah Perjuangan Mahasiswa Muslim

oleh -4 Dilihat
Gubernur Andra Soni Buka Kongres IX SEMMI, Harapkan Jadi Wadah Perumusan Arah Perjuangan Mahasiswa Muslim

KabarDermayu.com – Banten menjadi saksi perhelatan besar para aktivis intelektual muda melalui Kongres ke-IX Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI). Acara prestisius ini diselenggarakan di Ballroom Pusdiklat Lantas Polri, Banten, dengan menghadirkan delegasi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Mengambil tema sentral “SEMMI Satu Wujudkan Astacita”, kongres ini menjadi wadah berkumpulnya ratusan mahasiswa yang memiliki visi untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Kehadiran para tokoh nasional dan daerah semakin memperkuat posisi strategis forum tertinggi organisasi ini dalam kancah pergerakan mahasiswa.

Suasana pembukaan kongres berlangsung khidmat sekaligus meriah. Para tamu undangan disambut dengan suguhan seni budaya lokal, yakni Tari Banten Jawara yang dibawakan oleh Sanggar Seni Satya Swastika, memberikan warna tersendiri pada awal rangkaian acara.

Ketua Organizing Committee (OC) Kongres IX SEMMI, Fikri Firdauzi, menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme para pengurus yang hadir. Ia menekankan bahwa soliditas organisasi merupakan fondasi utama dalam setiap langkah perjuangan ke depan.

“Alhamdulillah, Kongres IX SEMMI ini dihadiri oleh delegasi dari 28 Pengurus Wilayah dan 188 Pengurus Cabang se-Indonesia. Kami menegaskan bahwa soliditas dan persatuan adalah harga mati. Hanya dengan barisan yang rapat dan satu frekuensi, kita mampu melangkah bersama mewujudkan Astacita demi kemajuan dan kejayaan bangsa,” ujar Fikri pada Rabu, 22 Juli 2026.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, dalam pidatonya mengingatkan kembali akar sejarah organisasi. Ia merujuk pada pemikiran pendiri Syarikat Islam, H.O.S. Tjokroaminoto, sebagai kompas dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

Bintang menegaskan bahwa sebagai organisasi intelektual, SEMMI memiliki tanggung jawab moral untuk tetap kritis namun tetap logis. Organisasi berkomitmen untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah yang berorientasi pada pemerataan sosial, sekaligus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Laznah Tanfidziyah Syarikat Islam (LT SI), Abdul Wahab, memberikan pesan penting terkait peran mahasiswa sebagai modal insani bangsa. Ia menyoroti bahwa SEMMI, sebagai bagian integral dari Syarikat Islam, harus mampu menjaga nilai-nilai luhur Pancasila.

Menurutnya, perlindungan terhadap ideologi Pancasila merupakan prioritas mutlak. Hal ini didasarkan pada sejarah panjang keterlibatan tokoh-tokoh Syarikat Islam dalam perumusan Piagam Jakarta, yang menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia.

Gubernur Banten, Andra Soni, hadir secara langsung untuk memberikan keynote speech sekaligus membuka kongres secara resmi. Ia menyatakan kebanggaannya karena Banten dipercaya menjadi tuan rumah bagi para pemuda dan aktivis Muslim dari seluruh penjuru tanah air.

Dalam arahannya, Andra Soni berharap kongres ini tidak hanya menjadi rutinitas pergantian kepemimpinan semata. Ia mendorong agar forum ini mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa di masa depan.

“Kongres hari ini bukan sekadar agenda rutin organisasi atau pergantian kepemimpinan semata. Lebih dari itu, Kongres SEMMI adalah arena konsolidasi pemikiran, evaluasi gerakan, dan perumusan arah juang mahasiswa Muslim Indonesia ke depan,” ungkap Gubernur Banten tersebut.

Prosesi peresmian kongres dilakukan secara simbolis melalui pemukulan beduk oleh Gubernur Banten, didampingi Ketua Umum PB SEMMI serta para pimpinan Syarikat Islam. Momen ini menandai dimulainya rangkaian sidang yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Juli 2026.

Sebagai penutup rangkaian acara pembukaan, para peserta disuguhi atraksi kesenian tradisional Debus Banten dari Kesti TTKKDH yang memukau. Dengan selesainya sesi pembukaan ini, para delegasi diharapkan dapat segera fokus pada agenda persidangan untuk merumuskan arah juang organisasi ke depan.