Gubernur Bobby Nasution Luncurkan Patroli Gabungan untuk Perangi Narkoba di Asahan

oleh -3 Dilihat
Gubernur Bobby Nasution Luncurkan Patroli Gabungan untuk Perangi Narkoba di Asahan

KabarDermayu.com – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang akrab disapa Bobby Nasution, telah mengambil langkah tegas dalam memerangi peredaran narkoba. Ia mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Patroli gabungan ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang diidentifikasi sebagai pintu masuk peredaran narkoba, serta kawasan yang rentan terhadap kenakalan remaja. Tujuannya adalah untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai bentuk penyimpangan sosial.

Kabupaten Asahan menjadi salah satu wilayah prioritas dalam pelaksanaan patroli gabungan ini. Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimi, mengungkapkan bahwa data sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencatat setidaknya 150 kasus narkoba terjadi di wilayah tersebut.

Posisi geografis Sumatera Utara yang strategis dengan garis pantai yang panjang memang memberikan keuntungan. Namun, kondisi ini juga menjadi kerentanan tersendiri karena kerap dimanfaatkan oleh jaringan sindikat narkoba sebagai jalur masuk penyelundupan barang haram.

“Berdasarkan angka di lapangan menunjukkan urgensi yang tidak bisa kita tunda,” tegas Moettaqien saat memimpin apel pasukan Patroli Gabungan di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan pada Sabtu malam, 6 Juni 2026.

Menindaklanjuti urgensi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama instansi terkait secara intensif menggelar patroli gabungan. Sasaran utama patroli ini adalah sejumlah lokasi, terutama tempat-tempat hiburan malam di Kabupaten Asahan.

Di setiap lokasi yang didatangi, personel gabungan tidak hanya melakukan pendataan pengunjung, tetapi juga melaksanakan tes urine. Hasil pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diuji memberikan hasil negatif. Tidak ada pengunjung yang terdeteksi positif menggunakan narkoba dalam kegiatan tersebut.

Selain fokus pada peredaran narkoba, Moettaqien juga menekankan pentingnya perhatian serius terhadap masalah judi online. Ia mengkhawatirkan bahwa remaja yang terjerat kecanduan judi online memiliki potensi besar untuk beralih ke penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut, kecanduan judi online dapat mendorong remaja untuk melakukan tindakan kriminal demi mendapatkan uang. Hal ini tentu saja membahayakan masa depan mereka.

“Keamanan dan keselamatan generasi muda kita saat ini dipertaruhkan. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dan pengawasan terhadap anak-anak remaja menjadi hal yang sangat penting,” ujar Moettaqien.

Ia juga secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berperan aktif. Peran serta ini sangat krusial dalam menjaga lingkungan sosial dan melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba dan kenakalan lainnya.

“Pada seluruh masyarakat lebih peduli pada lingkungan sekitar dan anak anak remaja kita adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Moettaqien, menekankan pentingnya kolaborasi dalam upaya ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut, Mulyono.