Istana: Prabowo Gandeng Akademisi Atasi Masalah Bangsa

oleh -1 Dilihat
Istana: Prabowo Gandeng Akademisi Atasi Masalah Bangsa

KabarDermayu.com – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh sivitas akademika, termasuk para dekan, guru besar, dan rektor, untuk bersama-sama berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dengan memanfaatkan keahlian yang mereka miliki di bidang masing-masing.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa Presiden memandang para akademisi ini sebagai individu-individu terbaik yang dimiliki bangsa berkat kapasitas keilmuan dan keahlian mereka.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo percaya bahwa para dekan, guru besar, dan rektor adalah pribadi-pribadi terpintar yang dimiliki oleh sebuah bangsa. Oleh karena itu, beliau ingin mengajak seluruh sivitas akademika untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan tantangan bangsa yang dihadapi saat ini.

Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menghendaki para akademisi dari berbagai disiplin ilmu untuk bekerja sama dan mengerahkan kemampuan terbaik mereka sesuai bidang masing-masing, namun tetap dalam satu kerangka kebangsaan.

Beliau menekankan pentingnya individu-individu yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing untuk bekerja sama dan saling mengeluarkan kemampuan terbaiknya, namun tetap terikat dalam satu bingkai kebangsaan.

Terkait kehadiran Presiden Prabowo pada penutupan kegiatan tersebut, Prasetyo mengungkapkan bahwa hal itu merupakan permintaan dari panitia penyelenggara.

Panitia telah menyampaikan permohonan kepada Presiden apabila waktunya luang, apakah beliau berkenan untuk menutup acara konvensi tersebut dan sekaligus memberikan arahan serta pandangan. Prasetyo menambahkan bahwa banyak ilmu baru yang diajarkan oleh Presiden kepada seluruh hadirin.

Sebelumnya, saat membuka sarasehan kebangsaan, Prabowo telah membangkitkan semangat seluruh sivitas akademika yang hadir untuk mengarahkan pemikiran, temuan, dan inovasi mereka demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Presiden Prabowo menyampaikan pandangannya bahwa para guru besar merupakan orang-orang terpintar di sebuah negara. Oleh karena itu, jika negara ingin bangkit dan maju, potensi serta kemampuan dari kampus dan universitas harus dimanfaatkan dan digerakkan.

Untuk itu, Prabowo menyatakan bahwa dirinya selalu melibatkan para ahli dalam menjalankan pemerintahan, termasuk di posisi-posisi yang strategis.

Ia mengungkapkan bahwa sejak awal ia menyadari peran penting para ilmuwan dan guru besar. Oleh karena itu, jika diperhatikan, hampir di setiap bidang pemerintahan yang krusial, ia selalu melibatkan profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa kebijakannya tersebut sejalan dengan ilmu kepemimpinan yang dianutnya. Seorang pemimpin, yang diibaratkan sebagai nakhoda, harus dibantu oleh awak yang handal agar kapal yang dikemudikan dapat berlayar sampai tujuan dengan selamat.

“Sama di semua bidang. It is not the technology, it is not the equipment. It is the man and the woman behind the equipment. Ini yang kita sadari, percuma kita punya pesawat yang paling canggih kalau pilotnya tidak handal,” ujar Presiden.