Joao Pedro Dicoret Timnas Brasil: Saya Akan Jadi Penggemar Biasa

oleh -8 Dilihat
Joao Pedro Dicoret Timnas Brasil: Saya Akan Jadi Penggemar Biasa

KabarDermayu.com – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, telah mengumumkan skuad final untuk Piala Dunia 2026, yang mengejutkan banyak pihak dengan tidak memasukkan nama penyerang Chelsea, Joao Pedro.

Keputusan ini menjadi sorotan mengingat performa Joao Pedro yang cukup impresif bersama klubnya musim ini.

Ancelotti memilih untuk membawa sembilan pemain di lini depan dalam skuad Selecao. Beberapa nama yang dipanggil ke lini serang Brasil antara lain Neymar, Vinicius Junior, Raphinha, Gabriel Martinelli, Endrick, Matheus Cunha, Luiz Henrique, Igor Thiago, dan Rayan.

Baca juga: Pelajar SMAN 28 Semangat Ikuti Program KEJAR Bank Jakarta untuk Budaya Menabung

Kembalinya Neymar menjadi salah satu poin penting dalam pengumuman skuad tersebut. Pemain yang pernah memperkuat Barcelona dan Paris Saint-Germain ini kembali dipercaya memperkuat timnas Brasil setelah absen sejak tahun 2023.

Kehadiran Neymar di lini depan semakin memperketat persaingan, yang diduga menjadi salah satu faktor tersingkirnya Joao Pedro dari skuad final.

Meskipun tidak berhasil menembus skuad Piala Dunia 2026, Joao Pedro menunjukkan sikap lapang dada menerima keputusan tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 19 Mei 2026, ia menyatakan dukungannya untuk perjuangan timnas Brasil di turnamen mendatang.

Dalam pernyataannya, Joao Pedro mengungkapkan bahwa ia selalu berusaha memberikan yang terbaik. Ia mengakui kekecewaannya karena tidak dapat mewujudkan mimpinya membela negara di Piala Dunia kali ini, namun ia memilih untuk tetap tenang dan fokus.

Pemain yang sebelumnya pernah membela Watford dan Brighton & Hove Albion ini juga menyampaikan harapannya agar Timnas Brasil dapat meraih gelar juara dunia keenam mereka.

“Senang dan kecewa adalah bagian dari sepak bola,” tulis Joao Pedro. “Sedari sekarang, saya mendoakan semuanya yang ada di sana beruntung dan saya akan menjadi penggemar biasa yang mendukung mereka membawa pulang gelar keenam.”