KabarDermayu.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menggelar pertemuan dengan tokoh lintas agama dan masyarakat di Kota Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Acara yang berlangsung di kediaman tokoh Hindu NTB, Guru Mangku Gede Wenten, ini menjadi forum penting bagi para tokoh lokal. Mereka menyampaikan harapan agar praktik politik di Indonesia tidak sampai memecah belah persatuan masyarakat.
Guru Mangku Gede Wenten secara khusus menyoroti pentingnya kehadiran pemimpin nasional di tengah komunitas yang memiliki tingkat keberagaman agama yang tinggi, seperti di NTB.
“Kehadiran tokoh-tokoh dari semua agama di NTB di sini sungguh membanggakan. Selamat datang di pondok kami, Mas Kaesang. Mohon maaf jika kondisi kami sederhana,” ujar Guru Mangku Gede Wenten.
Baca juga di sini: Jadwal Lengkap Timnas U-17 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Dalam pertemuan tersebut, Kaesang Pangarep juga menerima cinderamata berupa mutiara khas Lombok. Pemberian ini menjadi simbol kearifan lokal yang turut mencerminkan nilai persatuan di tengah keberagaman.
Kaesang mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam acara simakrama atau silaturahmi tersebut.
“Kami sangat menghormati para pemangku kepentingan yang hadir siang ini. Terima kasih atas waktu yang telah diluangkan. Meskipun cuaca cukup terik, saya melihat antusiasme yang luar biasa,” ungkap Kaesang.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya adalah Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka, serta Ketua DPW PSI NTB, Lalu Budi Suryata.
Selain agenda lintas agama, Kaesang Pangarep juga dijadwalkan untuk menghadiri rapat koordinasi wilayah PSI se-NTB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi internal partai.





