KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah melantik Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve System (Bank Sentral AS). Pelantikan ini dilakukan di tengah meningkatnya inflasi yang dipicu oleh perang yang masih berlangsung melawan Iran.
Pelantikan Warsh ini diprediksi akan semakin memperkecil peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat, sesuatu yang sangat diinginkan oleh Trump.
Penunjukan Warsh untuk memimpin bank sentral paling berpengaruh di dunia selama empat tahun ke depan secara luas dinilai sebagai upaya Trump untuk mengubah kebijakan moneter AS.
Namun, dengan banyak investor yang kini memperkirakan kenaikan suku bunga tahun ini akibat peningkatan biaya, Warsh akan menghadapi tugas berat. Ia harus mengarahkan The Fed untuk memenuhi mandat gandanya, yaitu menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja secara maksimal.
“Ketika kami mengejar tujuan itu dengan kebijaksanaan dan kejelasan, independensi dan keteguhan, maka inflasi bisa lebih rendah, pertumbuhan lebih kuat, pendapatan riil lebih tinggi, dan Amerika bisa menjadi lebih makmur; serta yang tak kalah penting, posisi Amerika di dunia menjadi lebih aman,” ujar Warsh saat upacara pelantikan di Gedung Putih.
Untuk menjalankan misi tersebut, Warsh berkomitmen akan memimpin Bank Sentral yang berorientasi pada reformasi. Ia berjanji akan belajar dari keberhasilan dan kesalahan masa lalu, keluar dari kerangka dan model yang statis, serta menjunjung tinggi standar integritas dan kinerja yang jelas.
“Hari ini menandai kembalinya saya ke institusi yang benar-benar saya hargai,” ungkap Warsh.
Pergantian kepemimpinan di Bank Sentral ini terjadi saat AS masih terlibat dalam perang melawan Iran, yang telah dilancarkan sejak akhir Februari lalu. Konflik ini menyebabkan lonjakan harga energi dan mempersulit prospek inflasi.
Warsh menggantikan Jerome Powell, yang berulang kali dikritik oleh Trump karena dinilai tidak mengikuti seruannya untuk menurunkan biaya pinjaman.
Sejak memulai masa jabatan keduanya sebagai presiden pada Januari 2025, Trump terus menekan Powell agar memangkas biaya pinjaman. Namun, langkah ini menuai banyak kritik yang memperingatkan bahwa hal tersebut dapat melemahkan independensi The Fed.
“Kami sangat beruntung memilikinya. Federal Reserve adalah pilar sistem keuangan dunia dan bank sentral paling penting di dunia. Saya ingin Kevin benar-benar independen. Saya ingin dia independen dan melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Jangan melihat saya, jangan melihat siapa pun, lakukan saja pekerjaanmu sendiri dan lakukan dengan baik,” kata Trump saat memperkenalkan Warsh dalam acara tersebut.
Trump menambahkan bahwa pemerintahannya ingin menekan kenaikan harga, tetapi tidak ingin menghentikan kejayaan Amerika.
“Itulah yang ingin dia (Warsh) lakukan. Dia ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif,” tegas Trump.
Warsh sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota The Fed pada tahun 2006, saat usianya baru 35 tahun. Hal ini menjadikannya orang termuda yang pernah bertugas di Bank Sentral tersebut pada saat itu. Warsh terus menjabat sebagai anggota dewan The Fed hingga tahun 2011.
Setelah lulus dari Harvard Law School pada tahun 1995, Warsh bergabung dengan divisi merger dan akuisisi di Morgan Stanley. Ia bekerja di sana selama tujuh tahun dan kemudian naik jabatan menjadi wakil presiden serta direktur eksekutif.
Selanjutnya, Warsh menjabat sebagai asisten khusus Presiden George W. Bush untuk kebijakan ekonomi dan sekretaris eksekutif Dewan Ekonomi Nasional di Gedung Putih.
Rapat perdana Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang akan dipimpin oleh Warsh, dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 16-17 Juni.
Usai rapat terakhir FOMC, Jerome Powell menyatakan akan tetap berada di The Fed sebagai salah satu dari tujuh gubernur untuk jangka waktu tertentu. Sementara itu, Warsh menggantikan Stephen Miran di dewan tersebut.
Baca juga: SIG Inovasi Produk Material Bangunan Berkelanjutan Bersama BRIN
Miran, yang dikenal sebagai sekutu Trump dan bergabung dengan dewan tahun lalu, merupakan pendukung utama pemangkasan suku bunga di dalam komite tersebut. (Ant)





