Mengapa Anggota DPR Jember Main Game Saat Rapat: Alasan Terkait Urusan Sapi Virtual

oleh -4 Dilihat
Mengapa Anggota DPR Jember Main Game Saat Rapat: Alasan Terkait Urusan Sapi Virtual

KabarDermayu.com – Anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri As Siddiqi, memberikan alasan mengejutkan di balik aksinya bermain game saat rapat paripurna. Ia mengaku sedang lupa memberi makan sapi secara daring dalam sebuah permainan simulasi pertanian.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, setelah menggelar rapat fraksi. Hanan menjelaskan bahwa Syahri beralasan lupa memberi makan sapi dalam game pertanian miliknya.

Menanggapi insiden tersebut, Fraksi Gerindra telah melakukan tindak lanjut secara internal. Achmad Syahri, yang merupakan anggota Fraksi Partai Gerindra, telah menjalani sidang etik di Majelis Kehormatan Partai (MKP) di Jakarta.

Baca juga: CitraGrand Cibubur CBD: Residensial & Bisnis Terpadu, Intip Keunggulannya

Hasil sidang etik tersebut menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras dan terakhir kepada Syahri. Fraksi Gerindra menegaskan akan tegak lurus terhadap keputusan tersebut.

Lebih lanjut, Hanan menyatakan bahwa jika Syahri melakukan kesalahan serupa di kemudian hari, sanksi yang lebih berat, yaitu pemberhentian sebagai anggota DPRD Jember, akan dijatuhkan.

Pembinaan tidak hanya diberikan kepada Achmad Syahri. Hanan menambahkan bahwa pembinaan serupa akan diberlakukan bagi seluruh anggota Fraksi Gerindra di DPRD Jember apabila mereka melakukan pelanggaran yang sama.

Sementara itu, Achmad Syahri tidak terlihat hadir dalam dua agenda rapat paripurna DPRD Jember yang digelar pada Senin siang. Agenda tersebut meliputi pembahasan Raperda tentang Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Jember tahun 2026 dan paripurna tentang Laporan Hasil Pelaksanaan Reses I tahun 2026.

Melalui pesan, Syahri menginformasikan kepada anggota DPRD Jember lainnya bahwa dirinya sedang tidak enak badan, sehingga tidak dapat menghadiri rapat paripurna tersebut.

Sebelumnya, video viral yang menunjukkan Achmad Syahri merokok sambil bermain game di ponselnya saat rapat di DPRD Jember menuai sorotan. Menanggapi hal tersebut, Syahri mengaku menyesali perilakunya dan menyampaikan permohonan maaf.

Ia mengakui khilaf saat melakukan tindakan tersebut di tengah rapat formal yang membahas masalah kesehatan di Komisi DPRD Jember. Syahri menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya ia melakukan hal tersebut.

Meskipun telah menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf, sanksi peringatan keras dari Partai Gerindra tetap dijalankan. Sementara itu, sanksi kelembagaan dari DPRD Jember masih menunggu keputusan dari Badan Kehormatan (BK).