Pelayanan SPBU Bali: Kunjungan Dewan Komisaris Cek Fasilitas

oleh -7 Dilihat
Pelayanan SPBU Bali: Kunjungan Dewan Komisaris Cek Fasilitas

KabarDermayu.com – Dewan Komisaris Pertamina melakukan kunjungan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali. Tujuannya adalah untuk memantau dan memastikan kualitas pelayanan serta ketersediaan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk menjaga standar operasional di seluruh jaringannya.

Pada hari Minggu, 31 Mei 2026, rombongan Dewan Komisaris mengunjungi SPBU COCO 51.801.30 yang berlokasi di Denpasar Timur, Kota Denpasar. Esok harinya, Senin, 1 Juni 2026, peninjauan dilanjutkan ke SPBU 54.80.115 di Jalan Raya Puputan, Renon, serta SPBU 54.801.06 di Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menekankan pentingnya Bali sebagai destinasi wisata dunia. Oleh karena itu, pemeriksaan mendalam dilakukan untuk memastikan kesiapan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), kelengkapan sarana dan fasilitas, serta kualitas layanan di SPBU yang berada di pusat kota Denpasar.

Iriawan juga memberikan arahan kepada pengelola SPBU agar lebih meningkatkan perhatian terhadap kebersihan lingkungan. Selain itu, ia berpesan agar para petugas operator senantiasa memberikan pelayanan yang ramah, disertai senyum dan sapaan yang hangat kepada setiap pelanggan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan kenyamanan ekstra bagi masyarakat yang berkunjung.

Baca juga: Dasco Jawab Kritikan Dino Patti Djalal Soal Kunjungan Presiden ke Luar Negeri

Senada dengan hal tersebut, Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono, turut memberikan pandangannya setelah mengunjungi SPBU COCO 51.801.30. Ia menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengamati langsung bagaimana pelayanan di SPBU COCO Denpasar berjalan.

Berdasarkan pengamatannya, Condro Kirono mencatat bahwa kesadaran masyarakat untuk menggunakan bahan bakar non-subsidi, seperti Pertamax dan Pertamax Turbo, terlihat cukup tinggi. Ia menyaksikan sendiri berbagai jenis kendaraan, termasuk sepeda motor, yang rela mengantre untuk mengisi bahan bakar jenis ini.

Condro Kirono menyarankan agar sosialisasi mengenai keunggulan produk BBM non-subsidi Pertamina terus digencarkan. Ia berpendapat bahwa edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat, komunitas otomotif, maupun para dealer sangat penting. Tujuannya agar mereka semakin memahami bahwa penggunaan produk Pertamina dapat meningkatkan kinerja mesin kendaraan menjadi lebih baik dan lebih efisien.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar setiap SPBU dapat berinovasi dalam mengoptimalkan penggunaan area yang tersedia. Condro Kirono mengusulkan agar area SPBU dapat dimanfaatkan untuk menampung berbagai tenant yang dapat memberikan pendapatan tambahan bagi pengelola.

Ia mendorong agar pihak pengelola lebih kreatif dalam memanfaatkan setiap sudut area yang memungkinkan. Hal ini diharapkan dapat membuat pengunjung tidak hanya datang untuk mengisi bahan bakar, tetapi juga memiliki lebih banyak pilihan aktivitas lain, seperti berbelanja, menikmati kopi, atau sekadar bersantai.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyatakan bahwa kunjungan Dewan Komisaris Pertamina memberikan banyak masukan berharga. Masukan tersebut mencakup berbagai aspek penting.

Masukan tersebut meliputi peningkatan standar layanan, penguatan standar keselamatan operasional, penerapan service excellence atau layanan prima, serta peningkatan reliability atau keandalan layanan energi. Semua ini diharapkan dapat berjalan maksimal demi melayani masyarakat di Bali.

Iwan Yudha Wibawa menambahkan bahwa masukan yang diterima menjadi motivasi bagi pihaknya di Regional Jatimbalinus. Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi cambuk semangat untuk bekerja lebih keras lagi, baik pada saat ini maupun di masa mendatang. Tujuannya adalah untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.