KabarDermayu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kelapa Gading berhasil menangkap seorang pemuda yang kerap meminta-minta uang di pinggir jalan, tepatnya di depan Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang disampaikan melalui media sosial. Kepala Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading, Budi Salamun, menyatakan bahwa laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihaknya.
Pemuda tersebut dilaporkan menggunakan modus kehabisan bensin untuk meminta uang kepada pengendara yang melintas. Kejadian ini terjadi pada Minggu malam, 5 Juli 2026.
Modus yang digunakan oleh pemuda ini ternyata serupa dengan yang pernah dilakukan oleh individu lain sebelumnya. Namun, Budi Salamun mencatat bahwa orang dan motor yang digunakan kali ini berbeda dari yang pernah diberi peringatan.
Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada pihak yang mengoordinir aksi meminta-minta tersebut. Budi Salamun menduga adanya sindikat yang bermain di balik modus ini.
Saat petugas memeriksa motor yang digunakan, ditemukan bahwa sebenarnya bensin di tangki masih cukup banyak. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa alasan kehabisan bensin hanyalah rekayasa.
Modus meminta uang dengan alasan kehabisan bensin memang sedang marak digunakan saat ini. Tujuannya adalah untuk menarik simpati masyarakat agar bersedia memberikan bantuan finansial.
Meskipun modus ini sedang “booming”, para pelakunya enggan mengakui jika ada pihak yang mengoordinir mereka. Hal ini disampaikan oleh Budi Salamun.
Selain itu, ada kejanggalan pada motor yang digunakan oleh pemuda tersebut. Motor itu memiliki dua lubang tangki bensin, sebuah hal yang tidak lazim.
Ketika ditanya mengenai fungsi kedua tangki bensin tersebut, pemuda itu memberikan jawaban yang plin-plan dan tidak jelas. Hal ini semakin menambah kecurigaan petugas.
Karena tindakannya yang dianggap meresahkan warga, pemuda tersebut kemudian dibawa ke markas Satpol PP Kelapa Gading untuk didata. Selanjutnya, ia dikirim ke dinas sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya ditahan di Polsek Kelapa Gading. Ini merupakan langkah tegas untuk mencegah terulangnya kembali kejadian serupa.
Budi Salamun menjelaskan bahwa pemuda tersebut langsung dikirim ke panti sosial karena ini adalah kejadian kedua yang melibatkan modus serupa. Pihaknya tidak ingin memberikan toleransi lebih lanjut terhadap tindakan yang merugikan masyarakat.





