KabarDermayu.com – Korban kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat, yang diidentifikasi sebagai YTR, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Meskipun kondisinya mulai menunjukkan perbaikan, tim medis memperkirakan proses pemulihannya akan memakan waktu yang cukup panjang.
Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menjelaskan bahwa fokus utama tim medis saat ini adalah menangani infeksi yang dialami YTR. Setelah infeksi terkendali, korban akan menjalani serangkaian perawatan lanjutan untuk memulihkan kondisi fisiknya secara menyeluruh. Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan total ini bisa mencapai satu tahun.
“Jadi kami dalam sebulan ini masih fokus di menghilangkan infeksinya dan kami sudah membuat schedule mungkin bisa sampai setahun perbaikan semuanya,” ujar Rachim, dikutip dari tayangan YouTube pada Kamis, 2 Juli 2026.
Rachim menambahkan bahwa lamanya proses pemulihan YTR disebabkan oleh cedera yang dialami tidak hanya terbatas pada bagian wajah. Kondisi kaki korban juga dilaporkan mengalami gangguan, yang memerlukan penanganan dan rehabilitasi bertahap.
“Karena bukan hanya wajah saja untuk pergerakan kakipun sama ada. Jadi kami sudah men-schedule kan satu tahun ke depan bisa beres,” jelasnya.
Mengenai rencana operasi, Rachim menegaskan bahwa tim dokter masih memprioritaskan penanganan infeksi. Operasi belum dapat dilakukan sebelum infeksi benar-benar teratasi, karena hal tersebut dapat menghambat proses penyembuhan secara keseluruhan.
“Bulan ini masih fokus di infeksinya. Jadi kalau belum tuntas kita nggak bisa mengoperasi karena nggak akan sembuh. Dalam minggu kedua sudah mereda tapi belum beres sekali,” ungkap Rachim.
Dalam kesempatan yang sama, Rachim juga menginformasikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mendepositkan dana sebesar Rp 1 miliar di RSHS Bandung pada tanggal 30 Juni lalu. Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai seluruh proses perawatan YTR.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendampingi YTR hingga proses penyembuhannya selesai sepenuhnya.
“Tadi sudah disampaikan pemerintah provinsi Jawa Barat akan menjampingi sampai sembuh,” kata Dedi Mulyadi.
Sebagai informasi, YTR adalah seorang wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya, Taufik Hidayat. Korban dilaporkan telah menghilang dari keluarga selama tiga tahun sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan dengan luka parah.
Salah satu matanya dilaporkan sudah tidak dapat melihat akibat infeksi yang dideritanya.
Pelaku, Taufik Hidayat, telah berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polda Jawa Barat pada Selasa malam, 23 Juni 2026. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, mengumumkan penangkapan pelaku di sebuah perumahan di Kecamatan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa malam sekitar pukul 18.30 WIB.





