KabarDermayu.com – Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo, menekankan pentingnya arah yang lebih jelas dan terintegrasi bagi HIPMI demi memperkuat peran pengusaha muda di kancah nasional.
Ia berpendapat bahwa pengusaha HIPMI harus mampu untuk “naik kelas” melalui akselerasi yang memberikan dampak nyata bagi masa depan wirausaha muda Indonesia.
Ade Jona Prasetyo juga menyoroti peran krusial HIPMI sebagai jembatan antara potensi daerah dan akses pasar serta permodalan di tingkat nasional. Menurutnya, kepemimpinan HIPMI di masa mendatang harus mampu merangkul seluruh daerah.
Selain itu, diperlukan penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di seluruh Indonesia.
“HIPMI butuh pemimpin yang merangkul semua daerah, menyatukan semua lini, agar dampaknya benar-benar terasa bagi ekonomi yang inklusif,” ujar Jona.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengusaha muda Indonesia untuk bersatu padu dalam semangat kolaborasi.
Baca juga di sini: Sosiolog UGM Desak Kajian Ilmiah untuk Kebijakan Vape
“Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Mari bersama kita melangkah, merangkul, dan berkolaborasi demi persahabatan dan persaudaraan,” serunya.
Perjalanan Ade Jona Prasetyo di HIPMI dimulai dari keterlibatannya di Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Medan. Ia kemudian aktif sebagai Pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sumatera Utara (Sumut) pada periode 2014–2017.
Selanjutnya, ia sempat menjabat sebagai Pengurus BPP HIPMI pada periode 2018–2019. Pada tahun 2020–2021, Jona kembali ke BPD HIPMI Sumut dan dipercaya memegang posisi Bendahara Umum.
Puncaknya, ia menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sumut untuk periode 2021–2024. Selama masa kepemimpinannya, Jona berfokus pada upaya meningkatkan kelas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah.
Ia juga berhasil membangun jembatan kolaborasi antara pengusaha besar dan kecil, serta memperkuat kontribusi sektor usaha terhadap pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah.





