Persija Berpotensi Berlaga di Level ASEAN, Jadwal Padat Persib dan Borneo FC Diantisipasi

oleh -4 Dilihat
Persija Berpotensi Berlaga di Level ASEAN, Jadwal Padat Persib dan Borneo FC Diantisipasi

KabarDermayu.com – Persija Jakarta berpeluang kembali merasakan atmosfer kompetisi internasional pada musim depan. Operator kompetisi Super League, I-League, sedang mengupayakan agar Persija Jakarta dapat menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027.

Peluang ini muncul setelah Persija Jakarta dipastikan mengunci posisi ketiga dalam klasemen akhir Super League 2025/2026. Dengan raihan 65 poin dan masih menyisakan dua pertandingan, posisi skuad asuhan Rizky Ridho ini sudah tidak mungkin terkejar oleh tim di bawahnya. Namun, mereka juga tidak dapat melampaui Persib Bandung dan Borneo FC yang tengah bersaing di jalur juara.

Pertimbangan Jadwal Padat

Secara regulasi standar, jatah ACC seharusnya diberikan kepada tim juara dan peringkat kedua liga domestik. Akan tetapi, I-League mengusulkan agar slot tersebut dialihkan kepada tim peringkat ketiga dan keempat.

Alasan utama dari usulan ini adalah jadwal padat yang akan dihadapi oleh Persib Bandung dan Borneo FC. Kedua tim teratas tersebut telah dipastikan menjadi wakil Indonesia di kompetisi AFC, yaitu pada babak play-off AFC Champions League Two dan AFC Challenge League.

“Aturannya memang berlaku untuk posisi pertama dan kedua. Tapi kalau harus memaksa Persib atau Borneo FC, mereka akan kewalahan karena jadwalnya terlalu padat, apalagi ada wacana bergulirnya kembali Piala Indonesia,” ujar Direktur Kompetisi I-League, Asep Saputra, pada Jumat (15/5).

Menunggu Kepastian AFF

Langkah ini diambil oleh I-League demi menjaga representasi klub Indonesia agar tetap kompetitif di level Asia Tenggara tanpa mengorbankan performa klub di level Asia yang lebih tinggi. Meskipun usulan telah disampaikan, pihak operator menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan AFF selaku penyelenggara turnamen.

Terlebih lagi, terdapat kabar bahwa jumlah peserta ASEAN Club Championship akan ditambah menjadi 14 tim pada musim mendatang. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi perwakilan dari liga-liga top di Asia Tenggara.

Baca juga: Prabowo Buka Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

“Kami sedang berupaya agar ada perwakilan dari Indonesia (di ACC). Kalau bisa memasukkan tim peringkat ketiga tentu bagus, tapi saya tidak bisa menjanjikan. Ini masih sebatas harapan dan kita tunggu rilis resmi dari AFF,” pungkas Asep.