Pesan Komjen Dedi untuk Bintara yang Naik Pangkat Jadi Perwira: Jaga Nama Baik Diri dan Institusi

oleh -3 Dilihat
Pesan Komjen Dedi untuk Bintara yang Naik Pangkat Jadi Perwira: Jaga Nama Baik Diri dan Institusi

KabarDermayu.com – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memberikan pesan penting kepada 1.848 Perwira Polri yang baru saja dilantik. Pelantikan ini bukan sekadar kenaikan pangkat dari bintara menjadi perwira, melainkan sebuah tonggak transformasi institusi Polri.

Upacara penutupan pendidikan dan pelantikan Perwira Polri ini dilaksanakan di Lapangan Soetadi Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, pada Kamis, 4 Juni 2026. Komjen Dedi Prasetyo memimpin langsung acara tersebut.

“Pelantikan ini tidak hanya dimaknai sebagai perubahan pangkat dari bintara menjadi perwira. Lebih dari itu, ini merupakan evolusi dan transformasi peran, tanggung jawab, pola pikir, serta sikap dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks,” ujar Dedi.

Seorang perwira, lanjutnya, kini dituntut untuk tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga menjadi pemimpin dan pengendali di lapangan. Mereka harus mampu mengambil keputusan yang cepat, tepat, adaptif, dan solutif.

Dedi menjelaskan bahwa Polri ke depan akan menghadapi lingkungan strategis yang semakin kompleks, baik di tingkat nasional maupun global. Dinamika geopolitik, fluktuasi ekonomi, perkembangan teknologi informasi, dan tantangan keamanan dalam negeri berpotensi memengaruhi stabilitas kamtibmas.

Di samping itu, tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik juga semakin tinggi. Polri terus berupaya memperkuat kepercayaan publik melalui berbagai reformasi.

Langkah-langkah reformasi tersebut mencakup implementasi Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri, penerapan pedoman Do’s and Don’ts bagi anggota, perubahan paradigma pengamanan aksi unjuk rasa menjadi lebih humanis, serta penguatan layanan publik berbasis teknologi.

“Polri sedang berproses menjadi institusi yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Para perwira baru harus menjadi bagian dari perubahan tersebut,” tegasnya.

Mantan Kadiv Humas Polri ini juga menyoroti momentum pembahasan Rancangan Undang-Undang Polri. Ia menilai RUU tersebut sebagai peluang strategis untuk memperkuat landasan hukum, akuntabilitas, serta tata kelola organisasi yang lebih modern dan adaptif.

Dalam amanatnya, Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan empat pesan utama kepada seluruh perwira yang baru dilantik. Pesan pertama adalah menguasai tugas pokok, fungsi, dan peran sebagai anggota Polri dengan berpedoman pada nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya.

Pesan kedua adalah untuk senantiasa bijak dalam bermedia sosial, terutama di era post-truth di mana opini dan persepsi seringkali berkembang lebih cepat daripada fakta. Ketiga, para perwira diharapkan mendukung program prioritas pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.

Pesan keempat dan yang paling krusial adalah meningkatkan kepercayaan publik melalui integritas, profesionalisme, keteladanan, dan pendekatan humanis. Dedi menekankan pentingnya menjaga nama baik pribadi dan institusi.

“Setiap tindakan anggota Polri akan selalu menjadi perhatian publik. Karena itu, jaga nama baik pribadi dan institusi serta jadilah teladan yang mampu memenangkan hati dan kepercayaan masyarakat,” pesan Dedi.

Dengan pelantikan ini, Polri berharap para perwira lulusan SIP Angkatan ke-55 dan SIP Khusus Intelijen Angkatan ke-11 dapat menjadi pemimpin lapangan yang profesional, berintegritas, dan adaptif. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak transformasi Polri menuju institusi yang lebih modern dan dipercaya masyarakat.