Polri Butuh Pemikir Strategis Hadapi Kompleksitas Tantangan

oleh -1 Dilihat
Polri Butuh Pemikir Strategis Hadapi Kompleksitas Tantangan

KabarDermayu.com – Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri kembali meluluskan seorang doktor baru di bidang Ilmu Kepolisian. Komisaris Polisi (Kompol) Bayu Febrianto Prayoga secara resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka promosi doktor.

Sidang tersebut diselenggarakan di Gedung STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perwira menengah Polri yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 A ini dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Kelulusan Kompol Bayu menambah jumlah perwira Polri yang menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral. Upaya ini dinilai sebagai bagian penting dari penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Korps Bhayangkara.

Hal ini sangat krusial dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang pesat. Institusi kepolisian sangat membutuhkan para perwira yang mampu mengintegrasikan pendekatan akademis dengan kebutuhan operasional di lapangan.

Ketua STIK Lemdiklat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Eko Rudi Sudarto, menyampaikan selamat kepada Kompol Bayu Febrianto Prayoga atas pencapaiannya. Ia menekankan bahwa Polri saat ini sangat membutuhkan pemikir strategis dari generasi muda.

Para alumni Akpol 2009, seperti Kompol Bayu, diharapkan mampu mengawinkan teori-teori akademis dengan realitas taktis di lapangan. Pemikiran yang dituangkan dalam disertasi ini diharapkan dapat diaplikasikan untuk mendukung manajemen perubahan.

Selain itu, pemikiran tersebut juga diharapkan berkontribusi pada reformasi birokrasi dan menjawab tantangan kepolisian modern. Tantangan ini semakin kompleks, adaptif, dan humanis seiring perkembangan zaman.

Irjen Eko berharap capaian akademik Kompol Bayu tidak berhenti pada gelar yang diperoleh. Namun, dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Program Doktoral Ilmu Kepolisian STIK-PTIK telah menjadi salah satu jalur pengembangan kompetensi bagi perwira Polri. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan analisis yang mendalam.

Selain itu, program ini juga melatih kemampuan penelitian dan penyusunan kebijakan yang berbasis data ilmiah. Melalui program ini, para perwira diharapkan mampu merespons berbagai dinamika keamanan dan sosial kemasyarakatan.

Perkembangan yang terus terjadi ini menuntut peningkatan kapasitas kepemimpinan strategis di lingkungan Polri. Kelulusan Kompol Bayu menjadi bagian dari dorongan Lemdiklat Polri untuk memperluas budaya belajar di kalangan personel.

Peningkatan kompetensi akademik ini, termasuk melalui pendidikan pada jenjang tertinggi, sangat penting bagi kemajuan institusi Polri. Hal ini demi menjawab tantangan kepolisian di masa depan yang semakin dinamis.