KabarDermayu.com – Seorang pria asal Ghana bernama Ebo Noah, yang selama berbulan-bulan mengaku mendapat wahyu ilahi mengenai banjir kiamat, kini menjadi viral setelah aksinya di tepi laut berujung nahas. Ia terseret ombak saat mencoba meniru kisah Nabi Musa membelah lautan.
Peristiwa ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial sejak 24 Mei 2026. Dalam rekaman tersebut, Ebo Noah terlihat berdiri di atas batu karang, mengangkat tangan ke arah laut. Aksi ini dilakukan seolah-olah ia memiliki kekuatan untuk membelah lautan, mirip dengan mukjizat yang diyakini terjadi pada Nabi Musa.
Namun, tak lama setelah itu, ombak besar menerjang tubuhnya. Ia terpental dan terseret ke dalam air laut. Video insiden ini dibagikan oleh berbagai akun di platform X dan TikTok, memicu beragam komentar dan ejekan dari warganet.
Insiden ini kembali membawa nama Ebo Noah, yang memiliki nama asli Evans Eshun, ke sorotan publik di Ghana. Sebelumnya, ia telah dikenal karena ramalan kiamat dan klaim mengenai banjir global yang disebut akan menghancurkan dunia pada akhir tahun 2025. Namun, ramalan tersebut tidak terbukti.
Menurut keterangan saksi mata yang dikutip oleh YEN.com.gh, Ebo Noah berada di atas tebing batu di tepi laut. Aksi tersebut disaksikan oleh kerumunan warga. Dalam video, ia tampak sedang berdoa atau menyampaikan pesan tertentu sebelum ombak besar datang menghantam.
Ebo Noah sempat terlihat berjuang untuk mempertahankan keseimbangannya sebelum akhirnya terseret oleh arus laut. Beberapa laporan menyebutkan bahwa ia mengalami cedera pada lengan dan diduga mengalami patah tulang. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai kondisi kesehatannya secara pasti.
Momen dramatis ini segera direkam oleh warga dan menyebar dengan cepat di media sosial. Banyak warganet menyoroti ironi dari kejadian tersebut, mengingat Ebo Noah kerap mengaku menerima pesan ilahi terkait bencana banjir besar.
Heboh Klaim Banjir Besar Hingga Penundaan Kiamat
Pada akhir tahun 2025, Ebo Noah sempat menggemparkan publik Ghana dengan klaimnya bahwa Tuhan telah memperingatkannya tentang banjir global yang diperkirakan akan terjadi pada 25 Desember 2025. Ia bahkan mengaku diperintahkan untuk membangun sebuah “bahtera modern” demi menyelamatkan umat manusia dari kehancuran dunia.
Dalam berbagai unggahan di YouTube, ia menampilkan beberapa perahu yang disebutnya sebagai bahtera. Perahu-perahu tersebut juga terlihat berisi hewan seperti ayam, kucing, dan babi. Ebo Noah juga menyatakan bahwa hujan akan turun tanpa henti selama tiga tahun, yang akan mengakhiri peradaban manusia.
Klaim ini menuai penolakan luas dari kalangan umat Kristen di Ghana. Banyak pihak merujuk pada ayat Kejadian 9:11, yang menyatakan bahwa Tuhan tidak akan lagi memusnahkan bumi dengan banjir global.
Meskipun ramalannya tidak terwujud, popularitas Ebo Noah justru terus meningkat di media sosial. Setelah tanggal 25 Desember 2025 berlalu tanpa bencana, ia kembali muncul dengan klaim baru. Kali ini, ia mengaku berhasil “meyakinkan Tuhan” untuk menunda kiamat setelah menjalani puasa selama tiga minggu.
Baca juga: 12 Bisnis Musiman Idul Adha Modal Kecil Untung Besar
Ia bahkan sempat tampil di konser Rapperholic 2025 yang diadakan oleh rapper Ghana, Sarkodie. Dalam kesempatan tersebut, Ebo Noah mengumumkan bahwa kehancuran dunia telah berhasil ditunda.





