KabarDermayu.com – Kementerian Ketenagakerjaan membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2. Proses pendaftaran ini dapat dilakukan secara daring melalui portal SIAPkerja dan Skillhub, dengan batas waktu hingga 9 Juni 2026.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa sistem pendaftaran sengaja dirancang agar terintegrasi, transparan, dan mudah diakses oleh calon peserta.
“Seluruh proses pendaftaran kami desain agar mudah diakses dan transparan. Peserta cukup mengikuti alur melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker mulai dari pembuatan akun hingga asesmen kesiapan,” ujar Darmawansyah dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 25 Mei 2026.
Untuk memulai pendaftaran, peserta perlu mengunjungi situs resmi Skillhub di skillhub.kemnaker.go.id. Selanjutnya, klik tombol “Masuk” yang akan mengarahkan Anda ke laman SIAPkerja.
Bagi yang sudah memiliki akun, cukup masukkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password), lalu klik “Masuk”. Namun, jika belum terdaftar, klik “Daftar Sekarang”. Anda kemudian diminta untuk mengisi data diri sesuai identitas, termasuk alamat email, nomor ponsel, dan membuat kata sandi.
Setelah berhasil membuat akun, peserta wajib kembali masuk (login) dan melengkapi profil di SIAPkerja. Masuk ke menu “Aktivitas”, pilih “Asesmen”, lalu isi “Asesmen Penilaian Diri” dan “Asesmen Potensi Diri (Self Potential Inventory/SPI)”.
“Asesmen Penilaian Diri” dirancang untuk mengidentifikasi minat dan kecenderungan pilihan karier peserta. Pilihan tersebut mencakup bekerja di dalam negeri, bekerja di luar negeri, atau berwirausaha.
Baca juga: Jawa Timur Catat Kasus Perdagangan Orang Terbanyak
Sementara itu, “Asesmen Potensi Diri” berfungsi untuk mengukur tingkat kesesuaian potensi diri peserta dengan jenis pekerjaan atau bidang pelatihan yang diminati.
Setelah menyelesaikan asesmen, peserta dapat memilih program pelatihan yang diinginkan melalui Skillhub sesuai dengan jadwal pendaftaran yang tersedia. Setiap peserta diperbolehkan memilih maksimal tiga program kejuruan dalam satu balai pelatihan yang sama.
Peserta kemudian harus kembali ke menu “Aktivitas” di SIAPkerja, memilih “Asesmen”, dan mengisi “Asesmen Siap Latih”. Tes ini meliputi kemampuan dasar seperti pengetahuan umum, kemampuan verbal, numerik, dan figural, yang bertujuan untuk mengukur kesiapan peserta dalam mengikuti pelatihan.
Asesmen ini dapat diisi kapan saja selama periode pengisian masih dibuka, namun paling lambat sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Penyelesaian asesmen sebelum batas akhir pendaftaran adalah syarat mutlak agar peserta dapat diproses pada tahap seleksi selanjutnya.
Setelah seluruh proses pendaftaran ditutup, tahap seleksi peserta akan dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 17 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 18 Juni 2026.
Tahap awal pelaksanaan pelatihan, atau yang disebut sebagai *kick off* dan orientasi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2, akan dimulai pada tanggal 22 Juni 2026.
Peserta yang berhasil lolos seleksi akan memperoleh berbagai keuntungan. Manfaat tersebut meliputi pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian), sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta fasilitas asrama bagi peserta yang memenuhi kriteria kelayakan.





