KabarDermayu.com – Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea baru saja mengungkapkan sebuah fakta menarik mengenai interaksinya dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Hal ini berkaitan dengan keputusan mendadak Hotman untuk mundur sebagai kuasa hukum Febrie.
Keputusan tersebut tentu mengejutkan banyak pihak, namun Hotman menegaskan bahwa ia telah melakukan komunikasi secara personal dengan kliennya sebelum pengumuman resmi dirilis ke publik. Hotman mengaku telah memberitahu Febrie perihal pengunduran dirinya dua hari sebelum kabar tersebut tersebar luas.
Dalam percakapan tersebut, Hotman membeberkan bahwa Febrie sempat memberikan respons yang tidak terduga. Alih-alih langsung menyetujui, Febrie justru meminta Hotman untuk tetap mendampinginya sebagai pengacara selama beberapa hari ke depan.
“Sudah dari dua hari lalu saya sampaikan kepada klien saya, yang sekarang sudah menjadi mantan klien, yaitu Febrie, bahwa saya mengundurkan diri. Saya sudah berbicara sejak dua hari yang lalu, namun beliau meminta agar saya bisa mendampingi selama beberapa hari lagi,” ujar Hotman saat memberikan keterangan pada Jumat, 24 Juli 2026.
Meski mendapatkan permintaan khusus dari Febrie agar tetap bertahan, Hotman merasa tidak sanggup untuk memenuhi harapan tersebut. Ia menegaskan bahwa kondisi kesehatannya saat ini menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar lagi.
Hotman menjelaskan bahwa ia merasa tidak mampu untuk terus memaksakan diri menangani perkara hukum yang kompleks dalam kondisi fisik yang sedang tidak prima. Ia khawatir jika terus dipaksakan, beban pikiran dan kondisi tubuhnya akan semakin menurun.
“Namun, jika otak saya terus dipaksa untuk berpikir sementara kondisi badan saya seperti ini, saya khawatir kesehatan saya akan semakin memburuk,” tambahnya dengan nada serius.
Sebagai informasi tambahan, alasan mendasar di balik mundurnya Hotman Paris dari tim kuasa hukum Febrie Adriansyah adalah masalah kesehatan yang serius. Pengacara yang dikenal dengan gaya hidup mewahnya ini diketahui tengah berjuang melawan gangguan saraf kejepit yang cukup mengganggu aktivitasnya.
Rencananya, Hotman akan segera bertolak ke Singapura untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Langkah ini diambil sebagai upaya pemulihan total agar ia bisa kembali beraktivitas dengan normal di masa depan.
Pengumuman resmi mengenai pengunduran diri Hotman Paris dari tim hukum Febrie Adriansyah sendiri telah disampaikan secara terbuka pada Kamis, 23 Juli 2026. Sesuai dengan jadwal yang telah disusun, Hotman dijadwalkan berangkat ke Singapura pada hari ini guna melanjutkan rangkaian perawatan medis yang ia butuhkan.
Keputusan ini menjadi penutup dari rangkaian keterlibatan Hotman Paris dalam perkara yang menimpa Febrie Adriansyah. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Hotman dalam tim kuasa hukum tersebut.
Publik kini menaruh perhatian besar terhadap perkembangan kasus yang melibatkan mantan Jampidsus tersebut. Banyak pihak berharap agar proses hukum tetap berjalan transparan dan objektif, terlepas dari dinamika perubahan tim kuasa hukum yang terjadi di tengah jalan.
Kepergian Hotman Paris dari tim hukum tentu memberikan warna tersendiri dalam proses hukum yang sedang bergulir. Meski demikian, fokus utama saat ini tetap tertuju pada agenda pemulihan kesehatan sang pengacara serta berjalannya proses hukum yang sedang dihadapi oleh Febrie Adriansyah di ranah Kejaksaan Agung.





