KabarDermayu.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengambil langkah untuk menyikapi masukan terkait durasi pengerjaan soal matematika dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Perubahan ini meliputi pengurangan jumlah soal menjadi 25 butir.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa alokasi waktu pengerjaan soal matematika TKA SMA tahun ini adalah tiga menit per soal. Ini merupakan peningkatan dari sebelumnya yang hanya 2,5 menit per soal.
Rahmawati menambahkan, dengan total waktu pengerjaan 75 menit, peserta akan dihadapkan pada 25 butir soal matematika. Keputusan ini diambil setelah menyerap berbagai evaluasi dan aspirasi yang masuk.
Pelaksanaan TKA jenjang SMA akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia tanpa perbedaan waktu antar zona waktu. Hal ini memastikan kesetaraan dalam proses asesmen.
Selain penyesuaian pada soal matematika, Kemendikdasmen juga merespons aspirasi agar TKA jenjang SMA hanya mengujikan satu mata pelajaran dalam satu hari. Tujuannya adalah agar para siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih fokus dan maksimal.
Baca juga: Tunggakan Pajak Rp 330,6 Miliar: DJP Blokir Rekening 84 Wajib Pajak
Pemberian waktu yang lebih memadai ini juga didukung oleh fakta bahwa Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) memiliki peran penting dalam jalur prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Oleh karena itu, Kemendikdasmen menetapkan bahwa setiap gelombang TKA jenjang SMA akan berlangsung selama empat hari. Durasi ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya dua hari.
Rahmawati mengutarakan, “Secara aspirasi pelaksanaan, ada harapan supaya di satu hari itu jangan sampai diujikan 3 mata pelajaran, dan kami mengakomodasi itu, sehingga pelaksanaan setiap murid tidak lagi 2 hari, tetapi menjadi 4 hari.”
Adapun jadwal pelaksanaan TKA jenjang SMA telah ditetapkan. Gelombang pertama akan dilaksanakan pada tanggal 26-29 Oktober. Gelombang kedua akan berlangsung pada tanggal 2-5 November.
Terdapat pula gelombang khusus yang dijadwalkan pada tanggal 31 Oktober-1 November dan dilanjutkan pada tanggal 7-8 November.





